Perintah Bupati, Sapi Berkeliaran di Kota Sanana Ditertibkan

Selasa, 6 Mei 2025 - 15:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan sapi berkeliaran di sekitar Pasar Ikan Bersih, Desa Fatce, Kecamatan Sanana || Foto : karno_kasedata

Pemandangan sapi berkeliaran di sekitar Pasar Ikan Bersih, Desa Fatce, Kecamatan Sanana || Foto : karno_kasedata

Kasedata.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula akhirnya bersikap tegas menyusul keluhan warga terkait banyaknya hewan ternak khususnya sapi, yang bebas berkeliaran di kawasan dalam Kota Sanana. Keberadaan hewan-hewan ini bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, secara langsung memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera menertibkan hewan-hewan ternak yang merusak wajah kota dan mengganggu ketertiban umum.

“Kami bergerak berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 09 Tahun 2008. Dalam waktu dekat ini Satpol PP bersama camat, kepala desa, dan masyarakat akan melakukan penertiban terhadap hewan ternak, khususnya sapi dan kambing yang ditemukan berkeliaran di jalan-jalan utama,” ungkap Kasat Pol PP, Rifai Haitami, Selasa (6/5/2025).

Menurut Rifai, penertiban ini bertujuan untuk mencegah berbagai potensi kerusakan, kecelakaan, dan keresahan masyarakat akibat hewan ternak yang tidak dikandangkan.

“Kami mengimbau para pemilik ternak untuk segera menertibkan peliharaan mereka. Jika masih ditemukan berkeliaran, kami tidak segan untuk menangkap dan mengandangkannya,” tegasnya.

Baca Juga :  Kinerja Cemerlang, Dishub Halsel Optimis Target PAD Tercapai

Ia juga menekankan bahwa penertiban ini bukan sekadar soal ketertiban kota, melainkan juga bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan tertata.

“Hewan ternak seharusnya menjadi sumber penghasilan, bukan sumber masalah. Oleh karena itu, kami butuh kerja sama aktif dari seluruh warga,” tambah Rifai.

Satpol PP Kepulauan Sula juga akan melakukan pemantauan rutin di sejumlah titik rawan, termasuk bahu jalan raya dan area pasar. Hewan ternak yang ditemukan berkeliaran tanpa pengawasan langsung diamankan. (*)

Penulis : Karno Pora

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Dana Hibah 11 Parpol di Ternate Masuk Tahap Pencairan
Huntap Jambula Jadi Rujukan, Pemprov Jatim Studi Tiru ke Ternate
Gandeng Kompas, Harita Nickel Luncurkan Buku Keindahan Laut Pulau Obi
Terjerat Dugaan Korupsi, Eks Kadis DKP Malut Pamit dari Gosale
Staf Ahli Gubernur Malut Mundur, BKD Siapkan Pengganti
Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai
Pemkot Ternate Bakal Serahkan Penghargaan untuk 62 Paskibraka
DPRD Malut Setujui Tambahan Anggaran TPP ASN Rp 92,3 Miliar, Pemprov Diminta Tepat Sasaran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:46 WIT

Dana Hibah 11 Parpol di Ternate Masuk Tahap Pencairan

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIT

Huntap Jambula Jadi Rujukan, Pemprov Jatim Studi Tiru ke Ternate

Rabu, 9 September 2026 - 09:25 WIT

Gandeng Kompas, Harita Nickel Luncurkan Buku Keindahan Laut Pulau Obi

Selasa, 8 September 2026 - 14:15 WIT

Staf Ahli Gubernur Malut Mundur, BKD Siapkan Pengganti

Selasa, 8 September 2026 - 14:07 WIT

Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai

Berita Terbaru

Nuryadin Rachman

Daerah

Dana Hibah 11 Parpol di Ternate Masuk Tahap Pencairan

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:46 WIT

Pendidikan

RSUD Chasan Boesoirie Dukung Penuh UMMU Buka FKG

Rabu, 9 Sep 2026 - 17:14 WIT

Prosesi MoU antara UMMU dan Klinik MDC Ternate [dok : Ani/kasedata]

Pendidikan

Perkuat Pendirian FKG UMMU, MDC Ternate Jadi Mitra Strategis

Rabu, 9 Sep 2026 - 08:07 WIT