Presiden Prabowo Subianto Resmi Buka Muktamar NU ke-35

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. || dok : Kasedata

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. || dok : Kasedata

Kasedata.id Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Lapangan Untung Surapati, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).

Muktamar kali ini mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa.” Kehadiran Presiden Prabowo menjadi penanda dimulainya forum permusyawaratan tertinggi NU yang akan membahas arah organisasi sekaligus berbagai agenda strategis untuk umat dan bangsa.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo disambut jajaran pengurus NU dan peserta muktamar. Prosesi pembukaan diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan lagu Syubbanul Wathon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nuansa religius semakin terasa saat ayat suci Al-Qur’an dilantunkan dan dilanjutkan dengan Selawat Badar. Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum, K.H. Hasib Wahab Chasbullah, kemudian memimpin doa untuk mengawali rangkaian Muktamar ke-35 NU.

Ketua Panitia Muktamar, Syaifullah Yusuf, dalam laporannya menyampaikan bahwa muktamar diikuti pengurus NU dari berbagai tingkatan, termasuk perwakilan dari luar negeri.

Baca Juga :  PT Position Tegaskan PT WKM tak Miliki Izin di Area Pemalangan

Peserta resmi terdiri atas 38 pengurus wilayah, lebih dari 550 pengurus cabang, serta 33 pengurus cabang istimewa NU.

Namun, kemeriahan muktamar tak hanya datang dari peserta resmi. Puluhan ribu warga dari berbagai daerah diperkirakan turut memadati Jombang untuk menyaksikan sekaligus menjadi bagian dari perhelatan besar NU tersebut.

Syaifullah menyebut, sedikitnya 50 ribu “romlah” atau rombongan lilahi ta’ala diperkirakan hadir dengan berbagai cara. Ada yang datang berkelompok, ada pula yang berangkat seorang diri. Moda transportasinya pun beragam, mulai dari pesawat, kereta api, bus hingga kendaraan pribadi.

“Kami memperkirakan Muktamar ini juga akan dimeriahkan sekitar lebih dari 50 ribu ‘romlah’, rombongan lilahi ta’ala, yang datang dari berbagai penjuru Tanah Air,” ungkap Syaifullah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepadanya untuk hadir dalam pembukaan Muktamar ke-35 NU.

Prabowo menegaskan, NU bukan sekadar organisasi keagamaan, tetapi merupakan institusi bersejarah yang memiliki kontribusi besar dalam perjalanan bangsa, termasuk perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga :  Reshuffle Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Lantik 4 Menteri

“Ini kehormatan besar bagi saya, Nahdlatul Ulama adalah institusi yang bersejarah yang sangat besar jasanya dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Presiden.

Setelah menyampaikan sambutan, Presiden Prabowo kemudian secara resmi membuka Muktamar ke-35 NU.

“Bismillahirrahmanirrahim, pada sore hari ini, hari Kamis, 27 Agustus 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, secara resmi membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama,” ucapnya.

Pembukaan kemudian ditandai dengan tabuhan bedug oleh Presiden Prabowo. Suara bedug tersebut menjadi simbol dimulainya rangkaian persidangan Muktamar ke-35 NU.

Forum ini selanjutnya akan menjadi ruang bagi para peserta untuk membahas berbagai persoalan organisasi, merumuskan program kerja, menentukan arah kebijakan, serta melahirkan rekomendasi bagi kemaslahatan umat dan bangsa.

Dari Tambakberas, Jombang, Muktamar ke-35 NU pun resmi dimulai. Bukan sekadar forum pergantian dan penataan organisasi, tetapi juga momentum untuk kembali meneguhkan khidmah NU di tengah dinamika bangsa yang terus bergerak. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

DJP dan Polisi Bongkar Jaringan Meterai Ilegal, Cegah Potensi Kerugian Negara 1 Triliun
Menko Pangan Targetkan 35.000 Kopdes Beroperasi September 2026
KMS Desak DPR Segera Tetapkan Wahidah Suaib sebagai PAW Ombudsman RI
Poros Tiga Menteri Menguat, Peta Muktamar NU 2026 Mulai Terkunci
Komisi V DPR RI Kawal Aspirasi Pemprov Malut, Konektivitas Antarpulau Diperkuat
Sekolah Rusak Pascabencana, Mendikdasmen Janji Rehabilitasi Menyeluruh
Bupati Halsel Bertemu Menteri AHY, Ini Yang Dibahas
DPD RI Soroti Rencana Pempus Pangkas Dana Transfer ke Daerah

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:47 WIT

Presiden Prabowo Subianto Resmi Buka Muktamar NU ke-35

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:11 WIT

DJP dan Polisi Bongkar Jaringan Meterai Ilegal, Cegah Potensi Kerugian Negara 1 Triliun

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:26 WIT

Menko Pangan Targetkan 35.000 Kopdes Beroperasi September 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:58 WIT

KMS Desak DPR Segera Tetapkan Wahidah Suaib sebagai PAW Ombudsman RI

Jumat, 24 April 2026 - 15:22 WIT

Poros Tiga Menteri Menguat, Peta Muktamar NU 2026 Mulai Terkunci

Berita Terbaru

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. || dok : Kasedata

Nasional

Presiden Prabowo Subianto Resmi Buka Muktamar NU ke-35

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:47 WIT

Olahraga

PELTI Malut Gelar Raker, Bidik Prestasi Tenis Nasional

Kamis, 27 Agu 2026 - 23:43 WIT

Akademisi Universitas Khairun Dr. Muamil Sunan [dok : kasedata]

Daerah

Akademisi Apresiasi Pencopotan Kepsek di Halsel

Kamis, 27 Agu 2026 - 18:28 WIT

Wali Kota Ternate saat membuka rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Benteng Oranje, Rabu (26/8/2026).

Daerah

Ternate, Kota Rempah Bukan Sekadar Slogan

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:47 WIT