Kasedata.id – Sebanyak 1.160 siswa madrasah di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mengikuti pencatatan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori penulisan anafora terbanyak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Workshop Menulis Anafora yang diselenggarakan Kementerian Agama Maluku Utara bekerja sama dengan Agen Literasi Indonesia dengan total target 2.680 peserta dari 10 kabupaten/kota di Maluku Utara. Tema diangkat adalah “Merawat Bumi, Menjaga Langit : Ekoteologi dari Timur Indonesia.”
Halsel tercatat sebagai daerah dengan jumlah peserta terbanyak, melibatkan siswa dari 50 madrasah jenjang MI, MTs, dan MA.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kemenag Halsel, Afais Abdullah, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi siswa sekaligus memperkuat budaya menulis di lingkungan madrasah.
Pelaksanaan di Halmahera Selatan dibagi dalam tiga zona, yakni Makian di MAN 1 Halsel dengan 349 peserta, Kepulauan Kayoa di MTs Negeri 1 Halsel dengan 229 peserta, dan Labuha di Aula Kantor Bupati dengan 590 peserta.
Selain siswa, guru madrasah juga mengikuti workshop penyusunan perangkat pembelajaran berbasis literasi yang digelar di Gedung FKUB Halmahera Selatan.
Karya anafora terbaik hasil tulisan siswa direncanakan akan dihimpun dalam bentuk buku sebagai dokumentasi kegiatan. (*)
Penulis : Ridal Lahani
Editor : Sandin Ar





![Suasana FGD yang digelar partai NasDem Maluku Utara [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260408_103022-225x129.jpg)
