Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:43 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kasedata.id – Target merebut kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku Utara menjadi salah satu agenda politik utama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku Utara dalam menghadapi pemilu mendatang. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, penguatan struktur partai dan konsolidasi kader hingga tingkat akar rumput terus didorong.

Wakil Ketua I DPW PKB Maluku Utara sekaligus Ketua Komisi IV DPRD Maluku Utara, Muhajirin Bailussy, mengambil peran dalam penguatan konsolidasi tersebut melalui agenda pengukuhan pengurus DPC PKB di Kabupaten Pulau Morotai dan Kabupaten Halmahera Utara.

Tak sekadar menghadiri pengukuhan, Muhajirin juga didaulat menjadi pemateri dalam orientasi politik karena kapasitasnya sebagai instruktur nasional. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman ideologi, soliditas organisasi, dan arah perjuangan politik kader PKB di daerah.

Gus Jir menyebut, penguatan kepengurusan di tingkat kabupaten bukan hanya agenda organisasi, melainkan bagian dari persiapan menghadapi persaingan politik yang semakin kompetitif, termasuk memperjuangkan keterwakilan partai di DPR RI.

Muhajirin menekankan pentingnya konsolidasi yang terarah agar seluruh struktur partai bergerak dalam satu garis perjuangan. Pengurus yang baru dikukuhkan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan tugas administratif, tetapi mampu membangun kedekatan dengan masyarakat dan memperjuangkan aspirasi mereka.

Penguatan struktur hingga desa dan kelurahan menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas jangkauan organisasi. Dengan mesin partai yang semakin solid, PKB Maluku Utara berupaya memperkuat basis dukungan sekaligus meningkatkan daya saing dalam perebutan kursi legislatif.

Baca Juga :  Disnaker Halsel Dinilai Tak Mampu Siapkan TKL Berkualitas

Target menuju DPR RI membutuhkan kerja politik yang terukur, kaderisasi berkelanjutan, serta kemampuan menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, orientasi politik menjadi ruang penting untuk menyatukan visi dan memastikan setiap kader memahami tanggung jawabnya dalam membesarkan partai.

Dalam pembekalan kader, Muhajirin juga mengingatkan bahwa kekuatan politik PKB harus bertumpu pada nilai kebangsaan, kemanusiaan, toleransi, dan keadilan sosial.

Ia menegaskan bahwa PKB lahir dari perjuangan para kiai dan tokoh bangsa, termasuk KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dengan semangat menghadirkan politik yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

“PKB lahir sebagai jembatan demokrasi bagi seluruh warga negara. PKB bukan sekadar partai satu golongan atau satu agama, melainkan partai bagi orang-orang yang beragama, yang menjunjung tinggi kebinekaan, toleransi, dan nilai-nilai keadilan sosial. Cita-cita kebangsaan dan NKRI adalah harga mati bagi PKB,” tegasnya.

Menurutnya, prinsip tersebut harus tercermin dalam kerja organisasi dan perilaku kader, termasuk ketika memperoleh kepercayaan untuk menduduki jabatan publik. Politik, kata dia, harus menjadi instrumen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan semata-mata mengejar kekuasaan.

Baca Juga :  Wujud Komitmen PT Smart Marsindo, Serahkan Truk Sampah dan Bus Sekolah untuk Warga Gebe

Pembekalan orientasi politik juga menekankan pemahaman terhadap Mabda’ Siyasi, yakni prinsip dasar perjuangan PKB, agar kader memiliki pijakan ideologis dalam menjalankan tugas organisasi maupun amanah sebagai wakil rakyat.

Selain membidik kursi DPR RI dari Dapil Maluku Utara, PKB Malut juga menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

Untuk mencapai target tersebut, partai mendorong penguatan struktur organisasi, pendataan kader secara terintegrasi, serta perluasan jaringan hingga tingkat desa dan kelurahan. Konsolidasi di Pulau Morotai dan Halmahera Utara menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi tersebut.

Di sisi lain, PKB turut menyoroti pentingnya memastikan pertumbuhan ekonomi Maluku Utara, terutama yang ditopang sektor pertambangan dan pengolahan nikel, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

Keadilan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, dan keberpihakan terhadap kepentingan warga dinilai harus menjadi bagian dari agenda perjuangan politik yang dibawa kader PKB.

Melalui pengukuhan pengurus dan orientasi politik di dua kabupaten tersebut, Muhajirin mendorong agar konsolidasi organisasi diterjemahkan menjadi kerja nyata di tengah masyarakat.

Dengan target menuju Senayan sebagai salah satu agenda strategis, PKB Maluku Utara dituntut membuktikan bahwa penguatan struktur dan kaderisasi mampu berbuah dukungan publik serta meningkatkan keterwakilan partai di parlemen. (*)

Berita Terkait

366 Peserta Bersaing di Open Water Swimming 2026
Gubernur dan Muslimat NU Malut Dorong Qasidah Jadi Sumber Ekonomi
PKB Halut Incar 4 Kursi DPRD, Fahmi Musa Siapkan Kekuatan Baru
Festival Tara No Ate dan MTQ Masuk Agenda Prioritas Pelestarian Budaya
Tanggap Darurat Karthutla TPA Takome Berakhir, Rehabilitasi Disiapkan
Bappeda Malut Perketat Evaluasi Program Prioritas Jelang Akhir Tahun 2026
PPK PUPR Malut Buka Data Teknis Fondasi Jembatan Togoreba Tua-Tolabi
Kredit ASN Macet di BRI, BPKAD Malut Bongkar Kendala SP2D Online

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:29 WIT

366 Peserta Bersaing di Open Water Swimming 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:43 WIT

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:58 WIT

Gubernur dan Muslimat NU Malut Dorong Qasidah Jadi Sumber Ekonomi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:18 WIT

PKB Halut Incar 4 Kursi DPRD, Fahmi Musa Siapkan Kekuatan Baru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:38 WIT

Festival Tara No Ate dan MTQ Masuk Agenda Prioritas Pelestarian Budaya

Berita Terbaru

Pengalungan medali kepada para pemenang Kejuaraan Open Water Swimming 2026 di Pantai Falajawa, Kota Ternate. || Foto : Kasedata.id

Daerah

366 Peserta Bersaing di Open Water Swimming 2026

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:29 WIT

Daerah

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:43 WIT