Obor Ela-Ela Dinyalakan di Kedaton Ternate Sambut Lailatul Qadar

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Ternate bersama Kesultanan Ternate saat menggelar prosesi adat Festival Ela-Ela menyambut malam Lailatul Qadar [Foto : istimewa]

Pemerintah Kota Ternate bersama Kesultanan Ternate saat menggelar prosesi adat Festival Ela-Ela menyambut malam Lailatul Qadar [Foto : istimewa]

Kasedata.id – Pemerintah Kota Ternate bersama Kesultanan Ternate menggelar prosesi adat Festival Ela-Ela dalam menyambut malam Lailatul Qadar 27 Ramadan 1447 Hijriah. Tradisi ini berlangsung di Kedaton Kesultanan Ternate, Kelurahan Soa Sio, Senin malam (16/3/2026).

Mengusung tema “Kabasaran Uci Malam Ela-Ela”, festival ini dihadiri langsung oleh Sultan Ternae Hidayatullah Mudaffar Syah didampingi Wali Kota M. Tauhid Soleman bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Wakil Wali Kota Nasri Abubakar, serta Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly.

Dalam prosesi itu, para pemimpin daerah dan perangkat kesultanan bersama-sama menyalakan obor induk ela-ela sebagai tanda dimulainya prosesi adat.

Tradisi digelar setiap tahun ini menjadi salah satu ritual penting dalam menyambut malami penuh kemuliaan bulan Ramadan. Antusias masyarakat memadati kawasan kedaton untuk menyaksikan prosesi pembakaran obor ela-ela yang merupakan bagian dari tradisi Kesultanan Ternate.

Sebelum obor induk dinyalakan, salah satu perangkat adat Kesultanan Ternate terlebih dahulu memimpin doa bersama sebagai bagian dari rangkaian prosesi. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Kabasaran Uci, sebuah tradisi adat yang secara turun-temurun dilaksanakan oleh Kesultanan Ternate setiap malam ela-ela.

Usai penyalaan obor induk, Sultan Ternate bersama rombongan kemudian menuju Sigi Lamo di Kelurahan Soa Sio untuk melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengatakan tradisi ela-ela merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat Ternate dalam menyambut malam Lailatul Qadar.

Baca Juga :  Perkuat Ekonomi Warga, Pemkot Ternate Siap Luncurkan Koperasi Merah Putih

“Tradisi ela-ela yang dilaksanakan setiap malam 27 Ramadan ini merupakan bentuk penyambutan masyarakat Ternate terhadap malam Lailatul Qadar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tradisi tersebut memiliki nilai penting karena memadukan nilai-nilai keagamaan dan adat yang telah lama hidup dalam masyarakat Kesultanan Ternate.

Menurutnya, tradisi ini perlu terus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Ternate.

“Pemerintah Kota Ternate bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga dan mengembangkan adat serta budaya Ternate agar tetap terpelihara dari generasi ke generasi,” pungkasnya. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

KNPI Malut Tunjuk Hamdan Halil sebagai Caretaker KNPI Halteng
Plt Kepala BPJN Malut Gerak Cepat Tinjau Sejumlah Infrastruktur
Wagub Malut Tekankan Sinergi Pelestarian Budaya dan Penanganan Infrastruktur Desa
Dorong Birokrasi Modern, Pemprov Malut Latih ASN Kuasai Artificial Intelligence
Soal HIPMI Malut, Senior Imbau Tak Lagi Berpolemik
Aliansi Mei Bergerak Demo Disperindag Ternate
Gubernur Malut Ultimatum OPD, Kinerja dan PAD 2026 Wajib Tercapai
DPD RI Serap Aspirasi Penyandang Disabilitas Ternate

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:00 WIT

KNPI Malut Tunjuk Hamdan Halil sebagai Caretaker KNPI Halteng

Senin, 4 Mei 2026 - 20:02 WIT

Wagub Malut Tekankan Sinergi Pelestarian Budaya dan Penanganan Infrastruktur Desa

Senin, 4 Mei 2026 - 19:44 WIT

Dorong Birokrasi Modern, Pemprov Malut Latih ASN Kuasai Artificial Intelligence

Senin, 4 Mei 2026 - 19:32 WIT

Soal HIPMI Malut, Senior Imbau Tak Lagi Berpolemik

Senin, 4 Mei 2026 - 16:57 WIT

Aliansi Mei Bergerak Demo Disperindag Ternate

Berita Terbaru

Ketua DPW PKB Malut, Jasri Usman [Foto : sukarsi/kasedata]

Politik

Hindari Konflik, PKB Malut Gelar UKK Calon Ketua DPC

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:15 WIT

Opini

Koperasi Merah Putih Simbol Besar Tanpa Fondasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:50 WIT