Kasedata.id – Pengerjaan Jalan Keliling Pulau Makean, Kabupaten Halmahera Selatan, terus dipacu. Hingga pekan ke-15, progres fisik proyek sepanjang 4,8 kilometer itu mencapai 37,39 persen, melampaui target rencana sebesar 32,48 persen.
Capaian tersebut mencatatkan deviasi positif 4,91 persen. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara optimistis pekerjaan senilai Rp 10,39 miliar itu dapat diselesaikan sesuai target kontrak, dengan tetap menjaga kualitas konstruksi.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan, Djafar Muslim, menegaskan bahwa percepatan pekerjaan harus berjalan seiring dengan pemenuhan standar mutu dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Meski progres fisik menunjukkan deviasi positif, fokus utama kami saat ini adalah menjaga ketepatan waktu, kualitas, dan kuantitas pengerjaan sesuai spesifikasi kontrak,” ujar Djafar usai rapat evaluasi pelaksanaan proyek di Ternate, Jumat (16/10/2026).
Pengaspalan Jadi Tahapan Krusial
Memasuki pekan ke-16 hingga pekan ke-26, kontraktor pelaksana CV Hendana Karyatama menghadapi tahapan penting untuk menuntaskan pekerjaan, mulai dari penyiapan material, penghamparan dan pemadatan, hingga pengaspalan.
Dalam empat minggu pertama, seluruh stok material batu pecah ditargetkan tersedia di lokasi proyek. Selanjutnya, penghamparan dan pemadatan material pendukung sepanjang 4,8 kilometer dijadwalkan berlangsung selama enam minggu.
Tahapan berikutnya adalah pengaspalan menggunakan metode lapisan penetrasi (Lapen), dengan material aspal cair, agregat ukuran 1/2, dan pasir. Pekerjaan pengaspalan direncanakan berlangsung selama tiga minggu, kemudian dilanjutkan dengan perapian serta pembersihan area proyek.
Untuk memastikan hasil pekerjaan memenuhi standar teknis, PUPR Malut bersama penyedia jasa juga melakukan pengujian laboratorium terhadap material timbunan pilihan yang telah terpasang. Pengujian ini bertujuan memastikan daya dukung fondasi jalan sebelum memasuki tahapan pelapisan berikutnya.
Pemeriksaan turut dilakukan terhadap material batu pecah ukuran 5/7 dan 2/3 melalui pengujian Los Angeles dan abrasi guna menilai ketahanan material sesuai persyaratan mutu dalam dokumen addendum kontrak.
Ditargetkan Rampung Pekan ke-26
Dengan progres yang berada di atas target rencana, PUPR Malut mendorong kontraktor menjaga ritme pekerjaan agar seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai jadwal kontrak. Pekan ke-26 menjadi batas akhir tahapan pelaksanaan yang direncanakan dalam evaluasi proyek tersebut.
Proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Maluku Utara Tahun Anggaran 2026 ini diharapkan meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat di Pulau Makean, sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi warga.
Penyelesaian jalan tersebut menjadi bagian penting dari upaya memperkuat konektivitas wilayah, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses jalan lebih baik untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan distribusi hasil usaha.
Dengan demikian, percepatan pengaspalan bukan hanya mengejar penyelesaian fisik proyek, tetapi juga memastikan infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pulau Makean. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi






![Pertemuan Ketua DPRD Haltim, Idrus E. Maneke bersama Kepala Perum Bulog Cabang Ternate Jeffry Tanasu yang difasilitasi oleh Plt.Kepala Disperindag Malut, M. Ronny Saleh [dok : kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261016_234824-225x129.jpg)
