Kasedata.id – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku Utara, Sahril Thahir, menegaskan kedisiplinan, soliditas, dan komitmen perjuangan sebagai fondasi utama bagi setiap kader. Pesan itu disampaikan saat memberikan pengarahan kepada peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Partai Gerindra.
Sahril mengingatkan, menjadi kader Gerindra bukan sekadar soal keanggotaan partai, melainkan kesiapan menjalankan tugas, menjaga kedisiplinan, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Ia menegaskan, kemenangan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia harus diikuti dengan penguatan Partai Gerindra di daerah. Karena itu, kader didorong untuk membangun kekuatan partai hingga tingkat desa dan kecamatan, sekaligus memperjuangkan target menempatkan kader Gerindra pada posisi pimpinan DPRD Provinsi maupun kabupaten/kota di Maluku Utara.
Dalam arahannya, Senin (19/10/2026), Sahril secara khusus menyoroti persoalan kedisiplinan dan ketelitian yang dinilainya tidak boleh dianggap sepele oleh kader.
Ia bahkan mengingatkan kader agar menjauhi istilah “kudis” atau kurang disiplin dan “kutil” atau kurang teliti. Menurutnya, disiplin waktu, komunikasi, serta kesungguhan dalam menjalankan tugas merupakan bagian penting dari karakter seorang kader.
Selain menekankan kedisiplinan, Sahril meminta kader Gerindra mengambil peran aktif dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah pusat yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Program Kampung Nelayan, penguatan sektor pertanian, pembangunan infrastruktur, penyediaan gudang Bulog di wilayah kepulauan termasuk Pulau Taliabu, hingga persoalan kelistrikan menjadi sejumlah isu yang menurutnya perlu mendapat perhatian kader.
Ia meminta kader tidak hanya memahami program-program tersebut, tetapi juga membantu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat serta mengawal pelaksanaannya agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.
Menurutnya, kader partai harus hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan yang dihadapi warga, dan menjadi penghubung aspirasi dengan anggota DPRD dari Partai Gerindra.
Sahril juga mengingatkan kader agar menjadikan nilai kemanusiaan dan keberpihakan kepada masyarakat sebagai pegangan dalam berpolitik.
Mengutip doktrin perjuangan yang diajarkan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, ia menekankan pentingnya berbuat baik kepada sesama.
“Jika mampu, berbuat baiklah kepada banyak orang. Jika tidak mampu berbuat baik kepada banyak orang, berbuat baiklah kepada satu orang. Dan jika tidak mampu berbuat baik kepada satu orang pun, setidaknya jangan pernah menyusahkan orang lain,” demikian pesan yang disampaikan dalam arahannya.
Menurutnya, nilai tersebut harus tercermin dalam sikap dan tindakan kader, terutama ketika berhadapan langsung dengan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi semangat para peserta yang datang dari berbagai wilayah di Maluku Utara dengan usaha dan biaya mandiri untuk mengikuti diklat. Sahril meminta seluruh peserta menjaga kebersamaan dan keharmonisan selama kegiatan berlangsung, tanpa mengurangi keseriusan dalam menerima materi pembinaan.
“Diklat ini bukan sekadar berkumpul, melainkan wadah menempa dan membentuk karakter kader pejuang yang siap membela serta memperjuangkan kesejahteraan rakyat kecil di Maluku Utara,” tegas Sahril.
Melalui kegiatan tersebut, DPD Partai Gerindra Maluku Utara berharap para peserta mampu menerapkan kedisiplinan, memperkuat solidaritas, dan menjalankan peran sebagai penghubung aspirasi masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan program pemerintah yang berpihak kepada rakyat. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi





![Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara [Foto : haerun/kasedata]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0024-225x129.jpg)

