Kasedata.id – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mendorong penguatan meritokrasi dalam birokrasi pemerintahan dengan menyeimbangkan penegakan disiplin dan penghargaan terhadap aparatur sipil negara (ASN) berprestasi. Komitmen tersebut tercermin melalui penyelenggaraan Malut ASN Award 2026 yang digelar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku Utara.
Ajang ini menjadi ruang apresiasi bagi ASN yang menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, inovasi, dan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Di tengah penegakan aturan terhadap pegawai yang melakukan pelanggaran, pemerintah juga membuka kesempatan bagi aparatur berkinerja baik untuk memperoleh pengakuan atas prestasinya.
Semangat ini sejalan dengan prinsip meritokrasi, yakni menempatkan kompetensi, kinerja, dan prestasi sebagai pertimbangan penting dalam pengelolaan ASN. Dengan pendekatan tersebut, birokrasi tidak hanya dituntut tegas terhadap pelanggaran, tetapi juga mampu mendorong tumbuhnya budaya kerja profesional dan kompetitif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Malut ASN Award 2026 menghadirkan empat kategori penghargaan yang menyasar beragam kontribusi aparatur. Mulai dari pengabdian guru di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), transformasi digital birokrasi, inovasi pendidikan, hingga keteladanan dalam kedisiplinan dan pelaksanaan tugas.
Kepala BKD Maluku Utara, Zulkifli Bian, saat dikonfirmasi Kasedata.id, Senin (26/10/2026), mengatakan ajang tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi ASN yang mampu menunjukkan kualitas pengabdian dan menghadirkan perubahan positif di lingkungan pemerintahan.
“Seleksi ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengakuan terhadap ASN yang benar-benar mendedikasikan diri, baik dalam melayani masyarakat di wilayah terpencil maupun mereka yang menginisiasi terobosan digital,” ujar Zulkifli.
Pendaftaran Malut ASN Award 2026 dibuka mulai 26 Oktober hingga 4 November 2026. Setiap ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara hanya diperbolehkan mengikuti satu kategori penghargaan sesuai persyaratan yang ditetapkan.
Empat kategori tersebut meliputi ASN Island Warrior Award bagi guru yang mengabdi di wilayah 3T, ASN Digital Transformation Award bagi ASN yang berkontribusi dalam pengembangan dan penerapan teknologi digital, Edu Game Changer Award bagi guru atau ASN bidang pendidikan yang menghasilkan inovasi pembelajaran, serta ASN Teladan Award bagi ASN yang menunjukkan keteladanan dan disiplin kerja.
Khusus kategori ASN Teladan Award, peserta diwajibkan memiliki predikat Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) minimal Baik selama dua tahun terakhir dan tingkat kehadiran sekurang-kurangnya 90 persen.
Tahapan seleksi dimulai dengan pendaftaran dan seleksi administrasi pada 26 Oktober hingga 4 November 2026. Hasil administrasi diumumkan pada 6 November, dilanjutkan wawancara pertama pada 9 November dan pengumuman hasilnya pada 13 November.
Selanjutnya, wawancara kedua dijadwalkan pada 18 November, rapat pleno akhir penilaian pada 20 November, dan penetapan pemenang pada 23 November 2026. Penyerahan penghargaan direncanakan pada 29 November 2026, bertepatan dengan peringatan HUT ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI).
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan Google Form atau kode QR pada pengumuman resmi BKD Malut. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs bkd.malutprov.go.id.
Melalui Malut ASN Award 2026, Pemprov Maluku Utara diharapkan dapat memperkuat budaya birokrasi yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menghargai prestasi, mendorong inovasi, dan memberikan ruang bagi ASN untuk berkembang berdasarkan kemampuan serta kontribusinya.
“Saatnya apresiasi diberikan kepada ASN yang menghadirkan dedikasi, inovasi, keteladanan, dan dampak nyata bagi masyarakat dan organisasi,” pungkasnya. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi


![Pembangunan Sabo dam/Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly [dok : kasedata.id]](https://kasedata.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261026_152136-225x129.jpg)


