Malam Ela-Ela, Tradisi Sakral di Ternate Sambut Lailatul Qadar

Kamis, 27 Maret 2025 - 00:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi malam ela-ela di kadaton kesultanan Ternate || Foto : Fuad At/Ongky

Prosesi malam ela-ela di kadaton kesultanan Ternate || Foto : Fuad At/Ongky

Kasedata.id – Malam Ela-Ela adalah tradisi begitu mengakar kuat di Kota Ternate, Maluku Utara. Tradisi ini dirayakan setiap bulan Ramadan sebagai penyambutan malam Lailatul Qadar. Perayaan ini berlangsung turun-temurun, terutama di Kedaton Kesultanan Ternate dan di tengah masyarakat.

Sejatinya malam Ela-Ela bukan sekadar perayaan. Ia memiliki makna filosofis mendalam tentang perjalanan spiritual manusia. Puasa diibaratkan sebagai pengalaman ketika manusia berada dalam kandungan, tanpa menerima makanan dan minuman.

Karena itu, pada malam ke-27 Ramadan dipandang sebagai simbol persiapan bagi kelahiran baru, sebuah momentum spiritual yang penuh makna.

Tradisi tersebut sebagaimana digelar pada Rabu malam (26/3/2025), yang berlangsung di halaman Kedaton Kesultanan Ternate. Malam penuh kesakralan ini dihadiri langsung Sultan Ternate Hidayatullah Mudaffar Sjah, Wali Kota M. Tauhid Soleman, Wakil Wali Kota Nasri Abubakar, Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly, serta perangkat adat Kesultanan dan tamu undangan lainnya.

Jo Hukum Soasio, Gunawan Rajiman, menuturkan bahwa warga Ternate penuh semangat menyambut Lailatul Qadar malam ini dengan menyalakan obor dan lampion, menciptakan suasana yang penuh kegembiraan.

“Sejak magrib, obor mulai dinyalakan di Kedaton Kesultanan Ternate, menandai dimulainya Malam Ela-Ela,” ujar Gunawan.

Ia menambahkan bahwa Malam Lailatul Qadar, yang kerap disebut sebagai Malam Ela-Ela, jatuh pada malam ke-27 Ramadan dan menjadi salah satu momen yang paling dinantikan masyarakat Maluku Utara, khususnya warga Ternate.

Baca Juga :  Kesultanan Ternate Serukan Tolak Isu SARA

“Malam ini diyakini penuh berkah dan rahmat, sehingga masyarakat Ternate berbondong-bondong menyalakan obor sebagai simbol sukacita dan harapan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menegaskan bahwa tradisi Malam Ela-Ela akan terus dilestarikan dan dipusatkan di Kedaton Kesultanan Ternate sebagai bagian dari perayaan Lailatul Qadar.

“Tradisi ini adalah warisan budaya yang harus dijaga dan diperkuat, agar tetap hidup di tengah masyarakat Ternate,” pungkasnya. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut
Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi
Nuryadin : Seleksi Ketat Jaring 62 Anggota Paskibraka Kota Ternate 
Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya
IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan
Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru
Setahun Berjalan, Sekolah Rakyat di Ternate Tunjukkan Hasil Positif
95 Persen Rampung, Reuni Akbar STEMAN Siap Guncang Alumni Lintas Generasi

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:42 WIT

Dugaan Jual Beli IUP di Haltim Kembali Mencuat, Sejumlah Pejabat Disebut

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:04 WIT

Paskibraka Kota Ternate, Satu ke Nasional, Empat ke Provinsi

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:46 WIT

Pemkot Ternate Umumkan 62 Anggota Paskibraka Terpilih, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:32 WIT

IKA PMII Malut Tegaskan Peran Strategis Alumni Lewat Sekolah Pergerakan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:29 WIT

Siswa SMAN 4 Ternate Lolos Paskibraka Nasional, Ukir Sejarah Baru

Berita Terbaru

Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, saat ditahan oleh Kejati Maluku Utara [Foto : Acim/kasedata]

Hukum & Peristiwa

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Jumat, 26 Jun 2026 - 18:10 WIT