Banjir Kilat Putuskan Akses Jalan di Desa Sumber Makmur Halsel 

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tinggi banjir di Desa Sumber Makmur terpantau setara paha orang dewasa [dok : ridal]

Tinggi banjir di Desa Sumber Makmur terpantau setara paha orang dewasa [dok : ridal]

Kasedata.id – Desa Sumber Makmur, Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), kembali dilanda banjir kilat, Rabu (3/12/2025) setelah dua hari hujan ringan. Meski tidak deras, intensitas hujan ini memutus sejumlah titik akses jalan.

Koordinator Tim Ekspedisi Patriot Trans Gane sekaligus Peneliti PSPK UGM, Mohammad Ghofur, menjelaskan banjir dipicu hujan setelah beberapa hari cuaca panas. Kondisi ini memperlihatkan lingkungan dan jaringan jalan di Desa Sumber Makmur semakin tidak mampu menahan aliran air.

“Kekhawatiran warga meningkat setelah berbagai daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebelumnya dilanda banjir dan longsor. Pola kerusakan lingkungan yang sama kini mulai terlihat di kawasan Trans-Gane Timur,” ujarnya.

Sumber Makmur hanya memiliki satu akses utama, yaitu jalan poros Gurua–Sumber Makmur sepanjang ±18 kilometer. Jalan ini rusak berat dan mudah tergenang. Bahkan sebuah ambulans pengangkut jenazah dari Weda sempat terjebak lumpur dan jenazah harus dipindahkan ke mobil pick up milik warga.

“Jika banjir besar atau longsor menutup total jalan poros, ribuan warga dari SP 1 hingga SP 6 terancam terisolasi bagi kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas,” jelasnya.

Baca Juga :  Polda Selidiki Kebakaran Speedboat Milik Calon Gubernur Malut

Untuk itu, Tim TEP Patriot PSPK UGM menyampaikan lima desakan dari warga sebagai berikut :

1. Perbaikan segera jalan poros Gurua–Sumber Makmur (±18 Km)

2. Penguatan tebing dengan metode teknik dan ekologis

3. Normalisasi sungai dan pemulihan sempadan

4. Audit tata ruang dan pengendalian alih fungsi lahan di hulu

5. Penyusunan rencana kontinjensi dan sistem peringatan dini

Sebab, banjir kilat tersebut dinilai menjadi tanda melemahnya perlindungan ruang hidup warga. Masyarakat berharap pemerintah dari tingkat desa hingga pusat menjadikan Desa Sumber Makmur sebagai prioritas penanganan sebelum terjadi bencana lebih besar. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko
Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV
Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih
APBD-P Maluku Utara Tahun 2026 Tembus Rp 3,211 Triliun
Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino
Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut
Sebanyak 28 Pemegang Izin Tambang Maluku Utara Belum Kantongi RKAB
BPK Temukan Anggaran Rp 256 Juta Bermasalah di Disdik Halsel, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:07 WIT

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:08 WIT

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:06 WIT

Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIT

Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:46 WIT

Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut

Berita Terbaru

Daerah

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:08 WIT