Dampak Positif Program Sosial, Harita Nickel Diapresiasi DPRD Malut

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Iqbal Ruray

Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Iqbal Ruray

Kasedata.id — Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Iqbal Ruray, menyampaikan apresiasi atas komitmen Harita Nickel dalam memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Pulau Obi, Halmahera Selatan. Menurutnya, kontribusi perusahaan terlihat jelas melalui sumbangan terhadap pendapatan asli daerah serta berbagai program pengembangan masyarakat yang terus dijalankan perusahaan pengolahan dan pertambangan nikel tersebut.

“Kami dari DPRD Maluku Utara tentu memiliki harapan besar terhadap keberadaan Harita Nickel. Perusahaan ini tidak hanya berkontribusi pada pendapatan asli daerah, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi warga sekitar tambang. Karena itu, kami sangat mendukung dan menjaga agar kontribusi ini terus meningkat demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Iqbal saat ditemui di Jakarta pada pertengahan November 2025.

Baca Juga :  Tradisi Tumbilatohe,Warisan Gorontalo Bersinar di Halmahera Selatan

Iqbal menilai industri pertambangan dan pengolahan nikel yang beroperasi di Pulau Obi, telah memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Hal tersebut terlihat dari terbukanya lapangan kerja serta tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah di sekitar wilayah operasional perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, ia juga mengapresiasi berbagai program pendidikan dan kesehatan yang dijalankan Harita Nickel, termasuk program makan siang gratis untuk siswa SMP dan SMA di Desa Kawasi.

“Sebelum ada MBG, Harita sudah lebih dulu menjalankan program serupa. Ini patut diapresiasi dan harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” tuturnya.

Di sektor pendidikan, Harita Nickel mengimplementasikan Program PELITA, yang memberikan pelatihan vokasional kepada warga lokal, mulai dari operator alat berat hingga pelatihan Bahasa Mandarin. Program ini diharapkan membuka akses yang lebih luas terhadap peluang pekerjaan.

Baca Juga :  Pelta Malut : Smart Marsindo Berkontribusi bagi Warga Gebe

Sementara di sektor ekonomi, Harita Nickel menjalankan program pemberdayaan UMKM dan pertanian yang diarahkan menjadi pemasok kebutuhan perusahaan. Pada 2024, tercatat 65 pelaku usaha lokal Pulau Obi telah menjadi supplier resmi dengan nilai transaksi mencapai Rp150 miliar.

Meski demikian, Iqbal mengakui peningkatan kesejahteraan belum dirasakan secara merata. Ia mendorong pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap skema dana bagi hasil, mengingat Maluku Utara merupakan salah satu daerah penghasil nikel terbesar di Indonesia.(*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Apresiasi Pembangunan Sabo Dam di Ternate Jadi Pelindung Ancaman Banjir
Pelta Malut : Smart Marsindo Berkontribusi bagi Warga Gebe
Karhutla di Kawasi Kembali Muncul, Pemadaman Terkendala Akses ke Titik Api
Ternate Tuan Rumah TPT PERHAPI, Mahasiswa Tambang Turun ke Lapangan
BWS Malut Tindak Tegas Pengerukan Sirtu Tanpa Izin di Sungai Ake Dolik
Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir
Gandeng Kompas, Harita Nickel Luncurkan Buku Keindahan Laut Pulau Obi
Pemanfaatan Sungai Akelamo Dukung Kebutuhan Air Bersih Warga Kawasi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:44 WIT

Apresiasi Pembangunan Sabo Dam di Ternate Jadi Pelindung Ancaman Banjir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:22 WIT

Pelta Malut : Smart Marsindo Berkontribusi bagi Warga Gebe

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:49 WIT

Karhutla di Kawasi Kembali Muncul, Pemadaman Terkendala Akses ke Titik Api

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:41 WIT

Ternate Tuan Rumah TPT PERHAPI, Mahasiswa Tambang Turun ke Lapangan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:24 WIT

BWS Malut Tindak Tegas Pengerukan Sirtu Tanpa Izin di Sungai Ake Dolik

Berita Terbaru

Ekonomi

Dua Hari Pasar Murah, Cabai 1,4 Ton Ludes Terjual di Ternate

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:26 WIT

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Sula, H. Syamsudin Ode Maniwi [dok : karno/kasedata]

Sula

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:30 WIT