Gelombang Hantam Pemukiman Warga, Ini Respon Pemkot Ternate

Rabu, 8 Oktober 2025 - 16:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi cuaca laut di pantai Bastiong Karance/Sekda Kota Ternate [dok : kasedata]

Kondisi cuaca laut di pantai Bastiong Karance/Sekda Kota Ternate [dok : kasedata]

Kasedata.id – Gelombang besar disertai hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Ternate sejak Selasa hingga Rabu (8/10/2025), mengantam pemukiman warga di Kelurahan Bastiong Karance, Kecamatan Ternate Selatan. Badan jalan dan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat hantaman ombak.

Salah satu warga Bastiong Karance, Abdullah Syaid Ali, mengatakan lingkungan mereka RT 01 yang berdekatan dengan bibir pantai ini, memang kerap menjadi langganan terjangan gelombang besar setiap kali angin selatan bertiup kencang.

“Kalau angin selatan datang, pasti kami kena dampaknya. Hujan deras dan angin kencang selalu membuat ombak besar menghantam rumah-rumah di sini,” ujar Ali kepada wartawan.

Ia berharap Pemerintah Kota Ternate dapat menghadirkan batu pemecah ombak (tetrapod) di sepanjang garis pantai yang rawan, agar mampu menahan gelombang besar dan melindungi rumah warga.

“Kalau bisa dipasang batu pemecah ombak seperti di pelabuhan, biar tidak terus-terusan rusak begini. Kalau dibiarkan, dinding penahan pantai ini bisa patah lagi,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Ternate, M. Rizal Marsaoly, mengatakan bahwa ia bersama Wali Kota Ternate telah meninjau langsung lokasi terdampak. Pemerintah berencana berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara untuk menindaklanjuti penanganan darurat di wilayah pesisir tersebut.

Baca Juga :  Sinergi Pemerintah, Tambang Rakyat di Halsel Segera Kantongi Izin

“Saya sudah melihat langsung kondisi di lapangan. Ke depan, kita akan berkoordinasi dengan BWS untuk membangun sistem penahan ombak agar rumah warga lebih aman,” ujar Rizal, Rabu (8/10/2025).

Rizal menambahkan bahwa pembangunan penahan ombak direncanakan masuk dalam program kerja tahun depan, mengingat anggaran tahun berjalan sudah ditetapkan.

“Langkah-langkah penanganan jangka panjang kemungkinan baru bisa kita realisasikan tahun depan,” kata Rizal.

Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate akan terus memantau sejumlah titik rawan di sepanjang pesisir terutama di kawasan yang sering terdampak gelombang pasang dan abrasi. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko
Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV
Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih
APBD-P Maluku Utara Tahun 2026 Tembus Rp 3,211 Triliun
Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino
Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut
Sebanyak 28 Pemegang Izin Tambang Maluku Utara Belum Kantongi RKAB
BPK Temukan Anggaran Rp 256 Juta Bermasalah di Disdik Halsel, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:07 WIT

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:08 WIT

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:06 WIT

Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIT

Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:46 WIT

Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut

Berita Terbaru

Daerah

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:08 WIT