Harita Nickel Berdayakan Perempuan Lokal Lewat Pengembangan Usaha Kuliner

Jumat, 30 Agustus 2024 - 20:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok binaan Harita Nickel di Desa Kawasi berhasil mengolah buah pala yang merupakan komoditas unggulan Maluku Utara menjadi aneka minuman dan jajanan khas dari Pulau Obi.

Kelompok binaan Harita Nickel di Desa Kawasi berhasil mengolah buah pala yang merupakan komoditas unggulan Maluku Utara menjadi aneka minuman dan jajanan khas dari Pulau Obi.

Kasedata.id – Peningkatan ekonomi masyarakat lokal, khususnya kelompok perempuan, menjadi salah satu fokus dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan oleh PT Trimegah Bangun Persada Tbk atau Harita Nickel di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Berbagai inisiatif telah dilakukan oleh perusahaan untuk memberdayakan perempuan lokal melalui pendampingan kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Terbaru, perusahaan tambang dan teknologi pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan ini, meluncurkan kelompok dampingan yang diberi nama Propala (Produk Unggulan Olahan Rempah Maluku Utara).

Head of External Relations Harita Nickel, Latif Supriadi, mengatakan bahwa perusahaan senantiasa membukakan peluang bagi masyarakat untuk kegiatan pengembangan dan peningkatan ekonomi. Tenaga kerja yang jumlahnya lebih dari 20ribu orang, belum termasuk kontraktor, menurutnya menjadi peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tiga bulan lalu kami luncurkan Kafe Prosa, di mana kelompok ibu-ibu di Desa Kawasi bisa membuka usaha kuliner di dalam area perusahaan, dan tiga hari terakhir ini kami latih kelompok yang baru lagi untuk mengolah produk olahan dari buah pala,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peta Jalan Pemberdayaan Masyarakat Tambang di Maluku Utara

Latif menerangkan, Kafe Prosa (Project Rasa) yang diluncurkan tiga bulan lalu di salah satu unit usaha Harita Nickel, PT Halmahera Jaya Feronikel, menjual aneka olahan makanan dan minuman untuk para karyawan.

“Propala, kelompok yang baru diluncurkan minggu ini, melibatkan sedikitnya 30 ibu-ibu yang saat ini sudah menempati permukiman baru agar mereka bisa membantu ekonomi keluarga. Dari buah pala yang merupakan komoditas unggulan Maluku Utara ini, diolah menjadi berbagai jenis olahan makanan dan minuman,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan, pendirian Kafe Prosa dan Propala tersebut menambah daftar kelompok binaan Harita Nickel yang berfokus pada pemberdayaan perempuan untuk membantu perekonomian bagi keluarganya. Disebutkan, perusahaan sebelumnya telah berhasil membidani pendirian Hopmart dan Nyala Kafe yang melibatkan 31 anggota dari kelompok Obi Snack. Dari produk olahan makanan ringan ini, omset hariannya mencapai Rp15 juta.

Baca Juga :  Budiman Batal Hadir, Surta Wijaya Pimpin APDESI Halsel

Sani Melilan Tuta, salah satu anggota yang ikut mengelola Kafe Prosa mengatakan kehadiran Harita Nickel telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat lokal. Menurutnya perusahaan tidak hanya memberikan pelatihan, akan tetapi juga pendampingan pengelolaan usaha hingga pemasarannya.

“Kami sangat bersyukur, tiga bulan berjalan, omzet perbulannya antara Rp90 juta sampai Rp105juta. Ini sangat membantu perekonomian keluarga kami,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu anggota kelompok Propala, Fauzia, mengaku senang bisa mengikuti pelatihan pengolahan produk turunan buah pala yang diadakan oleh Harita Nickel. Dia mengatakan, buah pala yang sebelumnya hanya diambil bijihnya, ternyata bisa diolah menjadi aneka minuman sirup dan air guraka, dan juga dodol dan manisan.

“Daerah kami memang kaya akan rempah-rempah, tapi sebelum adanya perusahaan, akses susah, mau jual juga susah. Tapi sekarang ekonomi lebih baik, orang datang dari mana-mana, kita jualan juga mudah,” ungkapnya, berharap bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari Propala.

Penulis : Siaran Pers

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Apresiasi Pembangunan Sabo Dam di Ternate Jadi Pelindung Ancaman Banjir
Pelta Malut : Smart Marsindo Berkontribusi bagi Warga Gebe
Karhutla di Kawasi Kembali Muncul, Pemadaman Terkendala Akses ke Titik Api
Ternate Tuan Rumah TPT PERHAPI, Mahasiswa Tambang Turun ke Lapangan
BWS Malut Tindak Tegas Pengerukan Sirtu Tanpa Izin di Sungai Ake Dolik
Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir
Gandeng Kompas, Harita Nickel Luncurkan Buku Keindahan Laut Pulau Obi
Pemanfaatan Sungai Akelamo Dukung Kebutuhan Air Bersih Warga Kawasi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:44 WIT

Apresiasi Pembangunan Sabo Dam di Ternate Jadi Pelindung Ancaman Banjir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:22 WIT

Pelta Malut : Smart Marsindo Berkontribusi bagi Warga Gebe

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:49 WIT

Karhutla di Kawasi Kembali Muncul, Pemadaman Terkendala Akses ke Titik Api

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:41 WIT

Ternate Tuan Rumah TPT PERHAPI, Mahasiswa Tambang Turun ke Lapangan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:24 WIT

BWS Malut Tindak Tegas Pengerukan Sirtu Tanpa Izin di Sungai Ake Dolik

Berita Terbaru

Ekonomi

Dua Hari Pasar Murah, Cabai 1,4 Ton Ludes Terjual di Ternate

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:26 WIT

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Sula, H. Syamsudin Ode Maniwi [dok : karno/kasedata]

Sula

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:30 WIT