Hilang di Hutan Haltim, Lansia Pencari Gaharu Ditemukan Selamat

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Andarias Gorangoitji (69), warga Desa Waijoi, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, dilaporkan hilang di hutan saat mencari kayu gaharu bersama tiga rekannya, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada hari keempat, Selasa (28/7/2026).

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian dengan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) menggunakan metode Expanded Square Search (ESAR) di kawasan hutan Desa Saolat.

Saat pencarian berlangsung, sekitar pukul 09.55 WIT, Posko SAR menerima informasi dari warga Desa Saolat bahwa korban telah kembali ke desa dalam kondisi selamat dan sehat. Tim SAR Gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk memastikan informasi tersebut.

Pada pukul 10.00 WIT, tim tiba di Desa Saolat dan memastikan korban telah kembali dalam keadaan selamat. Korban selanjutnya menjalani pemeriksaan kesehatan.

Berdasarkan keterangan korban, selama tersesat di hutan sejak 23 Juli 2026, ia sempat bertemu dengan kelompok masyarakat adat yang tinggal di pedalaman. Karena merasa takut, korban memilih menghindar dan terus berjalan hingga akhirnya menemukan permukiman mereka.

Korban kemudian mendapat bantuan dan diantar menuju jalur yang mengarah ke desa. Pada pagi hari, Selasa (28/7/2026), korban akhirnya tiba di Desa Saolat dalam kondisi selamat.

Baca Juga :  HET Jadi Perhatian, Pemprov Malut Dorong Distribusi MinyaKita ke Haltim

Selama berada di hutan, korban bertahan hidup dengan mengonsumsi buah gara, buah korpa, serta pucuk daun woka.

Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue USS Halmahera Timur, Brimob Polda Maluku Utara, Polsek Wasile Selatan, BPBD Halmahera Timur, Tim Kesehatan Wasile Selatan, masyarakat setempat, dan keluarga korban. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur
Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut
Cegah Persoalan Hukum, Bupati Sula Teken MoU dengan Jaksa
Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo
Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi
Beredar BBM Oplosan di Ternate, Polisi Selidiki Pemasok Pertalite
Penertiban Aset Pemprov Malut Dikebut, 64 Kendaraan Dinas Berhasil Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:30 WIT

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 November 2026 - 13:32 WIT

BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIT

Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut

Senin, 2 November 2026 - 19:40 WIT

Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo

Senin, 2 November 2026 - 16:19 WIT

Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi

Berita Terbaru

Ekonomi

Dua Hari Pasar Murah, Cabai 1,4 Ton Ludes Terjual di Ternate

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:26 WIT

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Sula, H. Syamsudin Ode Maniwi [dok : karno/kasedata]

Sula

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:30 WIT