HUT PGRI, Momen Refleksi Perjuangan Guru di Kota Ternate

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PGRI Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, kepada wartawan usai peringatan HUT PGRI di Duafa Center [dok : kasedata]

Ketua PGRI Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, kepada wartawan usai peringatan HUT PGRI di Duafa Center [dok : kasedata]

Kasedata.id – Puncak perayaan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80, khususnya di Kota Ternate berlangsung penuh khidmat. Mengusung tema “Guru Tangguh, Pendidikan Bermutu, Indonesia Maju”, peringatan ini menjadi momentum refleksi atas panjangnya perjuangan para guru sejak berdirinya PGRI pada 25 November 1945 di Kota Solo.

Acara puncak tersebut digelar di Duafa Center Ternate, Selasa (9/12/2025), yang dihadiri oleh Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, dan sejumlah pejabat.

Ketua PGRI Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, menegaskan HUT PGRI bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat untuk terus memperkuat semangat perjuangan organisasi guru terbesar di Indonesia.

“Peringatan HUT PGRI ke-80 adalah momentum refleksi untuk menyatukan seluruh organisasi guru dalam satu rumah besar demi menjaga martabat profesi guru sekaligus mempertahankan kedaulatan pendidikan. Semangat ini tidak boleh redup,” ujarnya.

Rizal mengungkapkan di Kota Ternate, semangat itu tampak nyata melalui dedikasi para guru yang mengajar dengan penuh keikhlasan. Mulai dari pusat kota hingga pulau-pulau terluar seperti Moti, Hiri, dan Batang Dua.

Baca Juga :  Cerita Baik dari KTH Buku Manyeku di Pulau Hiri Kota Ternate
Puncak perayaan HUT PGRI

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang terus menjalankan tugas mulia ini tanpa mengenal lelah, meski menghadapi berbagai keterbatasan,” tuturnya.

Tema HUT PGRI kali ini dinilai relevan dengan situasi pendidikan saat ini. Dimana guru dituntut adaptif menghadapi perubahan zaman, revolusi digital, dan percepatan teknologi.

“Tema ini benar-benar menggambarkan kondisi sedang kita hadapi. Perubahan teknologi menuntut guru untuk tetap tangguh dan terus meningkatkan kualitas pendidikan,”pungkas Rizal. (*)

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir
Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara
Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:16 WIT

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:28 WIT

Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT