Menata Masa Depan, Zona Ekonomi Baru Ternate Selatan Mulai Dibahas

Sabtu, 17 Mei 2025 - 20:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly/Sebagian wilayah Ternate Selatan || Foto : istimewa

Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly/Sebagian wilayah Ternate Selatan || Foto : istimewa

Kasedata.id – Pemerintah Kota Ternate mulai menghidupkan kembali rencana pengembangan zona ekonomi baru di Ternate Selatan, sebuah gagasan yang sejak lama diimpikan Wali Kota Almarhum Syamsir Andili hingga Almarhum Burhan Abdurahman. Meskipun telah dirancang, rencana ini sempat terhenti namun akhirnya kembali dibahas dimasa kepemimpinan Wali Kota M. Tauhid Soleman dan Wakil Wali Kota Nasri Abubakar.

Sampai saat ini, pembangunan ekonomi Kota Ternate terfokus di Kecamatan Ternate Tengah, Ternate Utara, dan sebagian kecil di arahkan ke Ternate Selatan.

Karena itu demi mendorong pemerataan ekonomi, Pemkot Ternate kini berupaya mengembangkan zona ekonomi baru di wilayah Ternate Selatan yang mencakup Kelurahan Fitu, Gambesi, Sasa, hingga Jambula. Demi mematangkannya, saat ini mulai dibahas bersama konsultan perencanaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembahasan ini meliputi berbagai dokumen penting seperti Rencana Detail Tata Ruang (DED), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), dan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) untuk kawasan reklamasi pesisir. Konsultan yang terlibat telah mempresentasikan rencana pengembangan itu kepada Pemerintah Kota sebagai langkah awal untuk memperjelas arah pembangunan.

Baca Juga :  Perkuat Keberagaman, Ramadan Expo Pemuda Muhammadiyah Malut Resmi Digelar

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menjelaskan bahwa rencana ini merupakan upaya untuk merealisasikan visi para pemimpin terdahulu yang melihat potensi zona ekonomi di wilayah selatan.

“Konsep pengembangan ini pernah dirancang pada 2023. Kini mulai bahas kembali untuk dimatangkan. Ini adalah kelanjutan dari gagasan Almarhum Syamsir Andili hingga Almarhum Burhan Abdurahman yang pernah mengusulkan Ternate Selatan sebagai pusat ekonomi baru,” ungkap Rizal kepada media baru-baru ini.

Menurut Rizal, rencana besar ini tidak hanya sekadar memperluas kawasan ekonomi, tetapi juga merespons kebutuhan sosial masyarakat. Sebab pembangunan di Ternate Selatan akan dibangun fasilitas olahraga, pasar pedagang tradisional, pusat UMKM, serta fasilitas ibadah untuk mendukung kehidupan masyarakat. Hal ini disesuaikan serta mendukung keberadaan beberapa kampus besar di wilayah selatan seperti Universitas Khairun (Unkhair), Universitas Muhammadiyah, dan STKIP.

Baca Juga :  Ribuan Usulan Pembangunan di Maluku Utara Disaring Bappeda

Selain itu, akan dibangun dermaga baru untuk memperlancar transportasi laut yang menghubungkan Ternate Selatan dengan pulau-pulau seperti Moti, Makian, dan Kayoa. “ Fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi biaya perjalanan bagi mahasiswa dan masyarakat” jelas Rizal Marsaoly.

Meski saat ini masih dalam tahap awal perencanaan, Rizal menegaskan bahwa proyek ini akan melibatkan pihak ketiga yakni investor untuk membangun kawasan ini dengan konsep yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Kita akan membuka peluang bagi investor untuk turut serta dalam mengembangkan kawasan ini, dengan konsep yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” tambahnya.

Rizal berharap dengan perencanaan lebih matang dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat maka Ternate Selatan dipastikan akan tumbuh menjadi pusat ekonomi baru yang berdaya saing tinggi, sekaligus menghidupkan kembali visi besar para pemimpin terdahulu. (*)

 

Penulis : Pewarta

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko
Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV
Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih
APBD-P Maluku Utara Tahun 2026 Tembus Rp 3,211 Triliun
Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino
Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut
Sebanyak 28 Pemegang Izin Tambang Maluku Utara Belum Kantongi RKAB
BPK Temukan Anggaran Rp 256 Juta Bermasalah di Disdik Halsel, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:07 WIT

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:08 WIT

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:06 WIT

Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIT

Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:46 WIT

Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut

Berita Terbaru

Daerah

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:08 WIT