PAD Ternate Turun, Perbaikan Pasar Daging Terganggu

Jumat, 12 Desember 2025 - 19:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tempat pedagang daging di pasar Gamalama Kota Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Kondisi tempat pedagang daging di pasar Gamalama Kota Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Kasedata.id — Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kota Ternate, Nursida Dj Mahmud, mengungkapkan perbaikan bangunan Pasar Daging hingga kini belum dapat direalisasikan akibat menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut dia, penurunan PAD dipicu oleh tunggakan retribusi pasar yang mencapai hampir 4 miliar dari para pedagang di seluruh pasar Kota Ternate.

“Dua kali mereka (pedagang daging) datang ke kantor, tapi anggaran kami memang terbatas sehingga perbaikan belum bisa dilakukan. Saat ini yang bisa kami kerjakan perbaikan di beberapa bagian pasar higienis lainnya. Dan tunggakan para pedagang masih banyak, hampir lebih dari 4 miliar,” ujarnya pada Kamis kemarin, (11/12/2025).

Nursida menegaskan, jika tunggakan tersebut diselesaikan maka realisasi perbaikan bangunan Pasar Daging dapat segera dilakukan karena telah masuk ke PAD. Karena itu, ia belum bisa memastikan pelaksanaannya pada tahun 2026.

“ Jadi semuanya bergantung pada anggaran yang diberikan kepada dinas pasar,” tambahnya.

Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman saat ditemui juga menyampaikan perbaikan Pasar Daging sulit dipastikan terlaksana tahun depan. Hal ini karena kebijakan pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah  (TKD) ikut mempengaruhi kemampuan keuangan daerah sehingga berdampak pada sejumlah rencana pembangunan, termasuk perbaikan pasar.

Baca Juga :  Nuansa Media Grup Gelar Lomba Menulis Esai Berhadiah Total Puluhan Juta Rupih

“Tahun depan pun belum bisa dipastikan. Pemangkasan TKD juga berpengaruh,” kata Wali Kota.

Sebelumnya, para pedagang daging mengeluhkan kondisi fasilitas bagunan pasar yang semakin memburuk. Mulai dari atap bangunan bocor hingga tembok penahan ombak rusak parah. Kondisi ini dinilai pedagang, sangat menghambat aktivitas mereka sehari-hari dan tidak nyaman untuk berjualan. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

BPN Ternate : Villa Lago Montana Sah Secara Hukum
Reses di SMAN 2 Ternate, Is Suaib Disodori Usulan Laboratorium Robotik dan Tunjangan Guru
Muhajirin Bailussy Serap Keluhan Warga Pulau Ternate, Masalah Infrastruktur hingga HPK Jadi PR
Warga Bukulasa Tagih Janji Politik Wali Kota Tidore
Husni Bopeng Tampung Aspirasi Warga Sulamadaha dari Petani sampai UMKM
Tak Asal Tunjuk, PUPR Malut Pastikan PPK 2026 Berdasarkan Regulasi
Pemprov Malut Terapkan Sistem Talenta, Tak Ada Lagi ASN Modal Kedekatan
DPRD Malut dan Pemprov Geram Solar Subsidi Langka di Pasaran

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:14 WIT

BPN Ternate : Villa Lago Montana Sah Secara Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:10 WIT

Reses di SMAN 2 Ternate, Is Suaib Disodori Usulan Laboratorium Robotik dan Tunjangan Guru

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:45 WIT

Muhajirin Bailussy Serap Keluhan Warga Pulau Ternate, Masalah Infrastruktur hingga HPK Jadi PR

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:14 WIT

Warga Bukulasa Tagih Janji Politik Wali Kota Tidore

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:29 WIT

Husni Bopeng Tampung Aspirasi Warga Sulamadaha dari Petani sampai UMKM

Berita Terbaru

Farida Djama, saat menggekar reses di SMA Negeri 1 Ternate [Foto : sukarsi/kasedata]

Pendidikan

Farida Djama Reses di SMAN 1 Ternate, Tampung Aspirasi Guru

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:09 WIT

BPN Ternate, Shendy Yulanda Putra/Villa Lago Montana [dok : kasedata]

Daerah

BPN Ternate : Villa Lago Montana Sah Secara Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:14 WIT

Plt Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Ternate, Rusli Jafar [Foto : sukarsi/kasedata]

Pendidikan

SMA Negeri 10 Ternate Jalankan LSP 2026–2028 Wakili Malut

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:11 WIT