Pembangunan Jalan Hotmix di Pulau Makean Hampir Tuntas

Selasa, 9 September 2025 - 13:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Proyek pembangunan jalan hotmix di Pulau Makean, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), kini sudah hampir rampung. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halsel mencatat progres pengerjaan jalan tersebut telah mencapai 94 persen.

Kepala Bidang Binamarga PUPR Halsel, Ridwan, menjelaskan capaian itu sudah sejauh 3.200 meter, dan hanya tersisa sekitar 300 meter lagi menuju titik akhir di Desa Sangapati. Sebelumnya, jalur pengerjaan sudah menembus Desa Matentengin.

“Kalau bukan karena kendala operasional kapal ferry, proyek ini sebenarnya bisa selesai akhir Agustus. Saat ini material aspal masih tertahan karena belum bisa diangkut dari Ternate. Progres bisa tuntas begitu kapal ferry kembali beroperasi,” jelas Ridwan di ruang kerjanya, Selasa (9/9/2025).

Ia menambahkan, untuk material kasar stoknya masih aman sehingga pengerjaan tetap bisa berlanjut. Sedangkan material aspal harus diangkut dengan truk melalui kapal ferry.

Selain menuntaskan pembangunan tahun ini, pemerintah daerah juga sudah merencanakan pembangunan jalan hotmix di Makean Barat pada 2026. Menurut Ridwan, pembangunan infrastruktur ini tidak hanya sekadar membuka akses antarwilayah, tetapi juga berperan penting dalam mendukung hilirisasi komoditas agromaritim seperti perkebunan, perikanan, dan kelautan.

Baca Juga :  Hari Santri, Kemenag Halsel Gelar Kegiatan Sosial 

“Jika jalan dan jembatan di sana selesai, manfaatnya sangat besar. Akses pendidikan lebih mudah, distribusi hasil pertanian dan perikanan lebih lancar, dan ujungnya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur
Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut
Cegah Persoalan Hukum, Bupati Sula Teken MoU dengan Jaksa
Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo
Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi
Beredar BBM Oplosan di Ternate, Polisi Selidiki Pemasok Pertalite
Penertiban Aset Pemprov Malut Dikebut, 64 Kendaraan Dinas Berhasil Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:30 WIT

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 November 2026 - 13:32 WIT

BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIT

Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut

Senin, 2 November 2026 - 19:40 WIT

Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo

Senin, 2 November 2026 - 16:19 WIT

Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi

Berita Terbaru

Ekonomi

Dua Hari Pasar Murah, Cabai 1,4 Ton Ludes Terjual di Ternate

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:26 WIT

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Sula, H. Syamsudin Ode Maniwi [dok : karno/kasedata]

Sula

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:30 WIT