Ratusan Rumah Terendam Banjir di Desa Sumber Makmur, Dua Warga Hilang 

Kamis, 4 Desember 2025 - 18:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tinggi banjir di Desa Sumber Makmur terpantau setara paha orang dewasa [dok : ridal]

Tinggi banjir di Desa Sumber Makmur terpantau setara paha orang dewasa [dok : ridal]

Kasedata.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan melaporkan jumlah bangunan terdampak banjir diantaranya sebanyak 201 unit rumah warga tergenang air, satu unit sekolah SDN 237 Halsel, 1 unit mesjid, dan kantor Desa.

Kepala BPBD Halsel, Aswin Adam, menyebut banjir bandang yang dipicu hujan berintensitas tinggi menerjang Desa Sumber Makmur serta kawasan SPL A dan SPL B Desa Lalubi, Kecamatan Gane Timur. Sejumlah bangunan yang tergenang air memiliki ketinggian mencapai 1 hingga 1,30 meter.

“Banjir terjadi akibat luapan Sungai Akelamo setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 08.00 hingga 08.30 WIT,” ungkap Aswin, saat dikonfirmasi Wartawan di Kantor BPBD Halsel, Kamis (4/12/2025).

Dalam kejadian ini, dua warga dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian. Sementara sebagian warga di SPL A dan SPL B Desa Lalubi terpaksa mengungsi akibat rumah mereka terdampak genangan, meski sebagian warga masih bertahan di rumah masing-masing.

“Kondisi cuaca di lokasi masih didominasi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang, yang berpotensi memperpanjang genangan. Berdasarkan pemantauan terakhir, kawasan SP-3 masih tergenang dengan tinggi air berkisar antara 50 hingga 60 sentimeter,” terangnya.

Lanjutnya, BPBD Halsel telah melakukan koordinasi dengan pemerintah Desa setempat melalui sambungan telepon dan aplikasi pesan singkat. Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan Basarnas untuk mempercepat pencarian dua korban hilang.

Baca Juga :  Listrik dan Air Bersih Gratis 24 Jam, Warga Kawasi Nikmati Kualitas Hidup di Pemukiman Baru

“Kebutuhan warga saat ini meliputi bantuan logistik bagi warga terdampak, peralatan untuk operasi pencarian dan pertolongan (search and rescue), serta penanganan teknis berupa normalisasi alur sungai dan perkuatan tebing untuk mengurangi risiko banjir susulan,” imbuhnya.

Hingga saat ini, Kata Aswin, upaya penanganan di lapangan masih terkendala oleh cakupan wilayah yang cukup jauh dan akses yang terbatas. Meski begitu BPBD terus melakukan penanganan secara bertahap dengan pendekatan mitigasi dan respons darurat agar dampak bencana tidak meluas. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir
Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara
Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:16 WIT

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:28 WIT

Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT