Satu Warga Desa Kupa-kupa dinyatakan Hilang Saat Melaut

Rabu, 14 Mei 2025 - 20:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan saat menyampaikan perkembangan pencarian ke pihak keluarga.

Tim SAR gabungan saat menyampaikan perkembangan pencarian ke pihak keluarga.

Kasedata.id – Operasi SAR pencarian korban Triado Roriwo Pagama (21 Tahun) warga Desa Kupa-kupa, Halmahera Utara, dinyatakan ditutup. Ini setelah dilakukan pencarian selama sepekan, namun korban tak kunjung ditemukan.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan sudah berupaya untuk melakukan pencarian selama 7 hari sesuai SOP Basarnas.

“Tuhan berkehendak lain sehingga korban belum dapat ditemukan dan pencarian resmi ditutup dengan berbagai pertimbangan serta Tim melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban,” kata Iwan Ramdani, Rabu (14/5/2025).

Ia menambahkan, walaupun pencarian sudah ditutup namun Basarnas tetap melakukan pemantauan dengan menyampaikan informasi kepada nelayan dan Kapal serta instansi terkait yang melakukan aktivitas di perairan Halut maupun Morotai.

“Jika ditemukan ada tanda-tanda korban maka segera melaporkan kepada kami,” ujarnya.

Dengan telah ditutupnya Operasi SAR, lanjutnya, maka seluruh unsur yang terlibat dikembalikan kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih.

Diketahui, dua orang warga itu sebelumnya berangkat melaut menggunakan perahu sampan di sekitar pantai desa Kupa – Kupa pada 8 Mei 2025.

Baca Juga :  Usut Dugaan Korupsi Dana Desa, Kejari Sula Geledah Tiga Lokasi 

Tepatnya, Pukul 20.00 WIT, terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir, sehingga perahu yang digunakan korban terbalik dan hanyut, satu orang berhasil selamat dan satu korban lainnya belum diketahui keberadaannya.

Keluarga korban dan nelayan setempat telah melaksanakan upaya pencarian, namun hasilnya masih nihil, selanjutnya keluarga melaporkan kejadian ke BPBD Halut dan meneruskan ke Pos SAR Tobelo untuk meminta perbantuan SAR. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 
Kantor Ombudsman Dibobol Maling, Polres Ternate Selidiki
Merasa Dicemarkan, Mantan Koordinator PKH Ternate Laporkan ke Polisi
Disnakertrans Malut Selidiki Kematian Karyawan IWIP
Eks Bupati Taliabu Jadi Tersangka Kasus Istana Daerah
Rumah Warga Fitu di Ternate Hangus Terbakar
Dituding Suap DPRD Ternate, Pemilik Lago Montana Tempuh Jalur Hukum
Pemuda di Ternate Ditemukan Gantung Diri, Gegerkan Warga Gambesi

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:10 WIT

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:06 WIT

Kantor Ombudsman Dibobol Maling, Polres Ternate Selidiki

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:04 WIT

Merasa Dicemarkan, Mantan Koordinator PKH Ternate Laporkan ke Polisi

Senin, 1 Juni 2026 - 16:56 WIT

Disnakertrans Malut Selidiki Kematian Karyawan IWIP

Senin, 25 Mei 2026 - 19:06 WIT

Eks Bupati Taliabu Jadi Tersangka Kasus Istana Daerah

Berita Terbaru

Mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, saat ditahan oleh Kejati Maluku Utara [Foto : Acim/kasedata]

Hukum & Peristiwa

Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 

Jumat, 26 Jun 2026 - 18:10 WIT