UNSAN Dukung Agromaritim Halmahera Selatan 

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UNSAN Bacan, Dr. Yudi Eka Prasetya [ridal/kasedata]

Rektor UNSAN Bacan, Dr. Yudi Eka Prasetya [ridal/kasedata]

Kasedata.id – Universitas Nurul Hasan (UNSAN) Bacan, Halmahera Selatan, memusatkan fokusnya pada pengembangan keilmuan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang agromaritim yaitu integrasi antara sektor pertanian (agro) dan kelautan (maritim).

Rektor UNSAN Bacan, Dr. Yudi Eka Prasetya, menyatakan UNSAN Bacan akan berperan sebagai jembatan antara pemerintah dengan masyarakat petani dan nelayan. Karena itu kampus UNSAN akan diorientasikan menjadi kampus Agromaritim sehingga seluruh kajian dan penelitian riset akan diarahkan ke UNSAN.

“Melalui program studi terkait dengan pertanian, perikanan, peternakan, dan teknologi yang mendukung sektor Agromaritim. UNSAN berkomitmen berdiri bersama masyarakat untuk mencetak generasi unggul di Bumi Saruma yang siap bersaing dalam menghadapi dunia kerja,” ungkap Rektor kepada wartawan, Sabtu (13/12/2025).

Menurutnya, hal ini sesuai keanekaragaman hayati yang dimiliki Kabupaten Halmahera Selatan sangat cocok dengan fokus pembangunan melalui Agromaritim sesuai visi Pemerinth, karena bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan mengelola sumber daya alam darat dan laut secara berkelanjutan.

“Prinsip Agromaritim itu kan sebenarnya ada dua yang pertama adalah bagaimana membangun kemandirian pangan yang kedua adalah meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi prodak komiditas. Bahwa pengembangan Agromaritim itu dimulai dari pemetaan kawasan dan wilayah yang potensial untuk menentukan pengembangan kualitas unggulan,” jelasnya.

Kata dia, Pemkab Halsel sudah bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk memetakan apa yang menjadi fokus di Halmahera Selatan misalnya pala, cengkeh, kelapa, dan tanaman holtikultura untuk sektor pertanian. Kemudian udang, rumput laut, dan ikan untuk sektor perikanan diorientasikan seperti apa.

Baca Juga :  Bupati Halsel Pastikan Gaji PPPK Tahap II Segera Dibayar

“Target kita ini kan keberlanjutan rantai pasok. Agar supaya komoditas rantai pasok nya itu tetap ada maka harus kita kembangkan. Misalnya konsep kawasan sebagai contoh kecamatan Kepulauan joronga adalah kawasan sentra perikanan wilayah untuk pengembangan budidaya dan hilirisasi perikanan rumput laut,” terangnya.

“Dan misalnya Kecamatan Bacan Timur sebagai kawasan wilayah pengembangan tanaman holtikultura jadi. Jadi konsepnya adalah konsep kawasan supaya lebih terpadu dan efektif. Tinggal nanti pemasarannya bisa menggunakan koperasi merah putih, perusahaan daerah, dan lain-lain,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko
Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV
Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih
APBD-P Maluku Utara Tahun 2026 Tembus Rp 3,211 Triliun
Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino
Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut
Sebanyak 28 Pemegang Izin Tambang Maluku Utara Belum Kantongi RKAB
BPK Temukan Anggaran Rp 256 Juta Bermasalah di Disdik Halsel, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:07 WIT

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:08 WIT

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:06 WIT

Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIT

Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:46 WIT

Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut

Berita Terbaru

Daerah

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:08 WIT