Volume Sampah di Halsel Capai 21 Ton Per Hari

Kamis, 20 November 2025 - 20:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi

Foto : ilustrasi

Kasedata.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mencatat volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mencapai 21,4 ton per hari. Angka ini berasal dari tiga kecamatan yang terjangkau dalam layanan pengangkutan sampah. Yaitu Kecamatan Bacan, Bacan Selatan, dan Bacan Timur.

Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas DLH Halsel, Randy Iskandar Alam menjelaskan untuk Kecamatan Bacan, wilayah yang dijangkau armada pengangkut sampah meliputi Desa Tomori, Labuha, Amasingkota, Hidayat, Marabose, Amasingkota Barat, dan Amasingkota Utara. Total produksi sampah mencapai 9,4 ton per hari.

Baca Juga :  Pengurus DPW NasDem Maluku Utara Resmi Dilantik

“ Sementara Kecamatan Bacan Selatan, produksi sampah mencapai 8,2 ton per hari. Desa yang dijangkau meliputi Gandasuli, Kupal, Tuokona, Panamboang, Mandaong, Tembal, Kampong Makean, dan Papaloang,” jelas Randy saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (20/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan di Kecamatan Bacan Timur, layanan pengangkutan sampah mencakup Desa Wayamiga, Babang, dan Sayoang, dengan total timbunan sampah sebesar 3,8 ton per hari. Jika digabungkan, total produksi sampah dari tiga kecamatan tersebut mencapai 21,4 ton setiap hari.

Baca Juga :  Dunia Akui Rempah Malut, FAO Turun Jaga Keaslian Cengkeh dan Pala

Menurut Randy,  volume sampah di Halsel terus meningkat setiap tahun. Karena itu, DLH secara rutin melakukan program pengelolaan dan penanganan sampah di desa-desa untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Selain itu, mendorong pemanfaatan sampah sebagai sumber daya bernilai ekonomi.

“Upaya ini bisa dicapai dengan mengurangi volume sampah. Meningkatkan daur ulang dan pemanfaatan kembali material, serta memastikan pengolahan sampah dilakukan secara aman agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan,” pungkasnya. (*)

 

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir
Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara
Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:16 WIT

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:28 WIT

Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT