Kasedata.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara membuka ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas dan potensi terbaiknya melalui gelaran “Satu Panggung Seribu Talenta” di Sofifi. Ajang kreasi pelajar yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sofifi, tersebut resmi dibuka pada Selasa, 11 Agustus 2026, dan akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026. Selama tiga hari, panggung tersebut akan menjadi ruang ekspresi bagi siswa SMA dan SMK dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Kirab Bendera Merah Putih yang dipimpin langsung Wakil Gubernur Maluku Utara, sebelum dilanjutkan dengan pembukaan panggung pertunjukan dan berbagai mata lomba yang melibatkan para pelajar dari sejumlah daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, dalam sambutannya mengatakan “Satu Panggung Seribu Talenta” merupakan hasil kolaborasi antara Dikbud Maluku Utara dan panitia HUT Kemerdekaan RI tingkat Provinsi.
Menurutnya, kegiatan tersebut sengaja dirancang sebagai wadah bagi peserta didik untuk tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mengembangkan bakat, kreativitas, seni, keterampilan, serta keberanian tampil di ruang publik.
“Panggung ini khusus kami sediakan bagi para pelajar se-Provinsi Maluku Utara. Sudah ada kurang lebih 100 peserta dari berbagai kabupaten/kota yang akan tampil menunjukkan talenta mereka selama tiga malam berturut-turut,” ujar Abubakar.
Antusiasme pelajar terhadap kegiatan tersebut, kata Aka, bahkan melampaui perkiraan panitia. Pendaftaran yang semula dibuka selama enam hari harus ditutup lebih cepat, yakni pada hari keempat, karena keterbatasan waktu pelaksanaan.
Peserta yang ambil bagian datang dari berbagai wilayah Maluku Utara, mulai dari Kabupaten Halmahera Utara, Pulau Morotai, Kepulauan Sula, Halmahera Selatan, Tidore Kepulauan, hingga Kota Ternate.
Kehadiran para pelajar dari berbagai daerah itu sekaligus menjadikan panggung tersebut bukan sekadar arena pertunjukan, tetapi juga ruang perjumpaan antar pelajar untuk membangun kebersamaan dan memperkuat semangat persatuan dalam bingkai keberagaman Maluku Utara.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, yang membuka kegiatan secara resmi, memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sarbin menilai ruang-ruang kreativitas seperti ini penting untuk memastikan potensi generasi muda mendapat tempat dan kesempatan untuk berkembang.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Kadis Pendidikan dan seluruh jajarannya yang telah menjadi bagian penting, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi, kesenian, dan keterampilan,” kata Sarbin.
Ia menegaskan, peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak semata-mata dirayakan melalui seremoni, tetapi harus menjadi momentum untuk menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda.
Menurutnya, kecintaan terhadap Tanah Air, semangat persatuan, dan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu terus diperkuat di kalangan pelajar sebagai calon penerus kepemimpinan bangsa.
“Melalui momentum ini, nilai-nilai kebangsaan, rasa cinta NKRI, dan persatuan harus terus kita tanamkan kepada generasi muda yang kelak akan menjadi penerus estafet kepemimpinan bangsa,” tegasnya.
Selain mendorong pengembangan bakat pelajar, Wakil Gubernur juga meminta agar rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Maluku Utara terus dipusatkan di Sofifi.
Menurutnya, geliat kegiatan di ibu kota provinsi harus memberikan dampak yang lebih luas, termasuk terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia berharap keramaian kegiatan dapat ikut menggerakkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor ekonomi lokal di Sofifi.
Sarbin juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk menjaga semangat kebangsaan dengan turut menyemarakkan peringatan kemerdekaan, termasuk melalui pemasangan dan pengibaran atribut Merah Putih.
Usai pembukaan, suasana semakin semarak dengan persembahan lagu nasional “Tanah Airku” oleh Paduan Suara Gita Bahana Nusantara (GBN) dan Dikbud Maluku Utara. Setelah itu, panggung dilanjutkan dengan berbagai penampilan dan rangkaian mata lomba yang menampilkan kreativitas siswa SMA/SMK dari sejumlah kabupaten/kota.
Selama 11–13 Agustus 2026, Sofifi tidak hanya menjadi pusat pemerintahan Provinsi Maluku Utara, tetapi juga menjadi panggung besar bagi para pelajar untuk menunjukkan bahwa generasi muda Maluku Utara memiliki talenta, kreativitas, dan semangat kebangsaan yang patut mendapat ruang untuk berkembang.
Melalui “Satu Panggung Seribu Talenta”, Pemerintah Provinsi Maluku Utara ingin memastikan bahwa perayaan kemerdekaan juga menjadi perayaan atas potensi generasi muda dari panggung sekolah menuju panggung yang lebih luas. (*)
Penulis : Ilham
Editor : Redaksi







