KNPI Desak Bupati Halsel Copot Kadis Perikanan

Kamis, 15 Mei 2025 - 22:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hastomo B. Tawary.

Hastomo B. Tawary.

Kasedata.id – DPD KNPI Halmahera Selatan menyoroti sikap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Halmahera Selatan (Halsel), Idris Ali, yang terkesan tidak menunjukan kedisiplinan terhadap semangat transparansi dari Bupati dan Wakil Bupati, Hasan Ali Bassam Kasuba – Helmi Umar Muchsin.

Hal ini disampaikan Ketua DPD KNPI Halmahera Selatan, Hastomo Tawary. Ia mendesak Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, agar mencopot Kepala DKP Halsel.

Pasalnya, Ia diduga melanggar aturan dengan tidak transparan dalam mengelola kegiatan di lapangan. Sebab, mengambil tindakan diluar dari perintah dan semangat transparansi dari Bassam-Helmi.

“Kegiatan penyaluran bantuan mesin ke kelompok nelayan baru-baru ini disinyalir tanpa sepengetahuan Bupati,” ungkap Hastomo kepada media ini melalui via WhatsApp, Kamis (15/5/2025).

Oleh karena itu, KNPI menilai tindakan ini tidak sesuai dengan instruksi Bupati yang mengedepankan keterbukaan dan transparansi dalam pengelolaan setiap kegiatan.

“Kami mendesak Bupati untuk segera mengambil tindakan terhadap Kadis Perikanan yang diduga melanggar aturan. Jika perlu, copot lah dia dari jabatannya,” tegas Hastomo.

Baca Juga :  Penambangan Batuan Ilegal di Maluku Utara, Polisi Diminta Bertindak 

Semangat transparansi, katanya, sangat penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah. Pihaknya menyayangkan sikap Kadis Perikanan yang mana membuat masyarakat menaruh keraguan pada tata kelola Pemerintahan Hasan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin.

“Jika tidak ada transparansi, maka kepercayaan publik akan memudar. Hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur
Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut
Cegah Persoalan Hukum, Bupati Sula Teken MoU dengan Jaksa
Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo
Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi
Beredar BBM Oplosan di Ternate, Polisi Selidiki Pemasok Pertalite
Penertiban Aset Pemprov Malut Dikebut, 64 Kendaraan Dinas Berhasil Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:30 WIT

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 November 2026 - 13:32 WIT

BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIT

Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut

Senin, 2 November 2026 - 19:40 WIT

Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo

Senin, 2 November 2026 - 16:19 WIT

Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi

Berita Terbaru

Ekonomi

Dua Hari Pasar Murah, Cabai 1,4 Ton Ludes Terjual di Ternate

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:26 WIT

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Sula, H. Syamsudin Ode Maniwi [dok : karno/kasedata]

Sula

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:30 WIT