Bank Dunia Danai 100 Miliar Bangun BLK Halsel

Senin, 17 November 2025 - 13:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disnakertrans Halsel, Daud Djubedi. (doc: Ridal/Kasedata)

Kepala Disnakertrans Halsel, Daud Djubedi. (doc: Ridal/Kasedata)

Kasedata.id — Proyek pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dipastikan tetap berjalan setelah mendapat dukungan pendanaan dari Bank Dunia. Kepastian ini disampaikan Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Halsel, Daud Djubedi, Senin (17/11/2025).

Daud mengungkapkan, awalnya pembangunan BLK tidak dapat dibiayai melalui APBN 2025 karena adanya koreksi anggaran di tingkat pusat. Namun melalui koordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, proyek tersebut dialihkan pembiayaannya ke skema pendanaan Bank Dunia.

Baca Juga :  Gubernur Maluku Utara Serahkan Remisi Bagi Anak Binaan LPKA

Saat ini pembangunan memasuki tahap penyusunan Manajemen Konstruksi (MK) yang berlangsung hingga Desember 2025. Tender proyek dijadwalkan dilaksanakan pada Januari–Februari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anggaran pembangunan tidak berubah signifikan, tetap di kisaran Rp100 miliar lebih. Fasilitasnya akan dirancang setara balai pelatihan modern dengan standar vokasi nasional,” ujar Daud.

Baca Juga :  Sembangi Keluarga Besar Modole, Sahril Ajak Pilih Pemimpin yang Tepat

BLK akan dibangun di Desa Tuwokona, Kecamatan Bacan Selatan, lokasi yang dinilai strategis untuk memperluas akses pelatihan bagi masyarakat produktif.

Meski fasilitasnya lengkap, BLK Halsel nantinya masih berstatus sebagai Satuan Pelayanan (Satpel) dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Ternate. Status mandiri baru akan diusulkan setelah fasilitas tersebut beroperasi optimal dan memenuhi kebutuhan layanan. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula
BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur
Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut
Cegah Persoalan Hukum, Bupati Sula Teken MoU dengan Jaksa
Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo
Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi
Beredar BBM Oplosan di Ternate, Polisi Selidiki Pemasok Pertalite
Penertiban Aset Pemprov Malut Dikebut, 64 Kendaraan Dinas Berhasil Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:30 WIT

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 November 2026 - 13:32 WIT

BKD Jadi Contoh, UPTD Aset Malut Kejar Penataan BMD : OPD Tak Responsif Dilaporkan ke Gubernur

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIT

Percepat Konektivitas Taliabu, Sekda Yosar Bangun Sinergi dengan BPJN Malut

Senin, 2 November 2026 - 19:40 WIT

Harga Cabai Mulai Turun, Besok Disperindag Malut Jual 90 Ribu per Kilo

Senin, 2 November 2026 - 16:19 WIT

Abdul Karim Ambil Kendali Biro Kesra Malut, SOP Bantuan hingga Dana Hibah Dibenahi

Berita Terbaru

Ekonomi

Dua Hari Pasar Murah, Cabai 1,4 Ton Ludes Terjual di Ternate

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:26 WIT

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Sula, H. Syamsudin Ode Maniwi [dok : karno/kasedata]

Sula

Kajian Risiko Bencana Mulai Disusun di Kepulauan Sula

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:30 WIT