Belajar dari Tragedi, Sherly-Sarbin Tingkatkan Kewaspadaan di Pilkada Maluku Utara

Kamis, 24 Oktober 2024 - 19:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Latar kebakaran speedboat bella 73/Sherly-Sarbin saat menggelar conferensi pers || Kasedata. id

Latar kebakaran speedboat bella 73/Sherly-Sarbin saat menggelar conferensi pers || Kasedata. id

Kasedata.id – Tragedi kebakaran disertai ledakan speedboat Bella 73 di Pelabuhan Regional Bobong, Pulau Taliabu, 12 Oktober 2024 lalu, menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan kewaspadaan bagi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe.

Insiden yang menelan enam orang korban jiwa termasuk suami Sherly, Benny Laos,  mengguncang perhatian publik di seluruh Indonesia.

Sherly, yang secara resmi ditetapkan oleh KPU Malut sebagai calon Gubernur melalui Surat Keputusan No. 56 Tahun 2024, menggantikan posisi suaminya, kini berada dalam sorotan pertarungan di Pilkada Maluku Utara. Di tengah duka dan proses pemulihan, pasangan Sherly-Sarbin akan lebih waspada dalam menghadapi tahapan Pilkada seperti kampanye, pertemuan dengan simpatisan, serta debat kandidat.

“Kehadiran Ibu Sherly di debat kandidat tetap kami pastikan, meski harus menggunakan kursi roda. Debat bukan sekadar ajang adu pidato, tetapi tentang menyampaikan program visi misi, dan strategi untuk membangun Provinsi Maluku Utara,” ujar Sarbin Sehe dalam konferensi pers, Kamis (24/10/2024).

Sarbin menegaskan bahwa meski kondisi Sherly belum pulih sepenuhnya, namun komitmen mereka untuk melanjutkan perjuangan tetap kuat.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Warga Kayu Merah, Ini Komitmen Petahana Ternate

Ketua tim pemenangan, Rahmi Husen, juga menambahkan bahwa insiden tragis tersebut telah menjadi catatan penting terkait peningkatan standar keselamatan dalam setiap kegiatan kampanye pasangan nomor urut 4 tersebut.

“Musibah Bella 73 mengingatkan kami untuk lebih mengutamakan keselamatan. Setiap langkah Ibu Sherly akan mendapat pengawalan optimal,” kata Rahmi.

Meski Tragedi kebakaran dan ledakan speedboat Bella 73 membawa duka mendalam, namun pasangan Sherly-Sarbin tetap fokus pada pemilihan dan berharap bisa membawa perubahan positif bagi Maluku Utara. (*)

Penulis : Haerun Hamid

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak
SRT 1 Tak Kunjung Rampung, Wagub Maluku Utara Tagih Komitmen Kontraktor
Revitalisasi BUMD Diuji, Pemprov Malut Bidik Mesin Baru PAD

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Rabu, 30 September 2026 - 13:40 WIT

Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah

Selasa, 29 September 2026 - 18:56 WIT

Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT