Hunian Layak untuk Warga Miskin, Pemprov Malut Siapkan Rp 60 Juta per Rumah

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Malut Sherly Tjoanda saat berada di Kabupaten Halmahera Timur. || dok : Ilham/Kasedata

Gubernur Malut Sherly Tjoanda saat berada di Kabupaten Halmahera Timur. || dok : Ilham/Kasedata

Kasedata.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) meluncurkan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2026 di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) guna meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat prasejahtera.

Kepala Disperkim Pemprov Malut, Musrifah Alhadar, Jum’at (6/3/2026) mengatakan, dalam pengerjaan pembangunan itu fasilitator akan mendampingi langsung proses pembangunan di lapangan, termasuk memastikan spesifikasi teknis dan kualitas bangunan sesuai dengan yang ditetapkan.

Program RTLH tahun ini mencakup tiga jenis pekerjaan utama yakni pembangunan dapur sehat, renovasi rumah lama, dan pembangunan rumah baru.

“Langkah ini dinilai mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat miskin terhadap akses hunian yang sehat dan layak,” ucapnya.

Dia mengatakan, total anggaran pembangunan rumah baru sebesar Rp 60 juta per unit. Dari jumlah tersebut sekitar 10–15 persen digunakan untuk upah pekerja, sisanya diberikan dalam bentuk material bangunan seperti bata, semen, dan kebutuhan konstruksi lainnya.

“Saat ini pendataan awal serta verifikasi terus dilakukan di seluruh kabupaten/kota, terhadap calon penerima manfaat ,” katanya.

Program RTLH ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas sanitasi rumah tangga dan memastikan setiap rumah memenuhi standar kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Baca Juga :  LKPP dan Pemprov Malut Dorong UMK Masuk E-Katalog, Transaksi Tembus Rp 275 Miliar

Sementara itu, Gubernur Malut Sherly Tjoanda juga meninjau langsung penerima RTLH di Desa Gulapapo Haltim. Program ini kata dia, menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

“Tahun ini, pemerintah akan melakukan rehabilitasi 1.200 unit rumah, meningkat signifikan dari tahun 2025 yang hanya 700 unit. Pemerintah juga menyediakan desain standar rumah yang dicetak sehingga penerima bantuan dapat memantau kesesuaian pembangunan,” singkatnya. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Disperkimtan Ternate Mulai Verifikasi 500 Penerima Bantuan Rumah
Malam Pengukuhan Paskibraka Kota Ternate 2026
5 Komisioner Komisi Informasi Maluku Utara Periode 2026–2030 Resmi Dilantik
Hari Kedua Reuni Akbar STEMAN Dipenuhi Semangat Kebersamaan Alumni Lintas Generasi
Wagub Malut Tekankan Sinergi Pelestarian Budaya dan Penanganan Infrastruktur Desa
Dorong Birokrasi Modern, Pemprov Malut Latih ASN Kuasai Artificial Intelligence
Gubernur Malut Ultimatum OPD, Kinerja dan PAD 2026 Wajib Tercapai
764 Jemaah Haji Malut Dilepas, Wagub Sarbin Ingatkan Fokus pada Rukun dan Wajib Haji

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:22 WIT

Disperkimtan Ternate Mulai Verifikasi 500 Penerima Bantuan Rumah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:33 WIT

Malam Pengukuhan Paskibraka Kota Ternate 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:43 WIT

5 Komisioner Komisi Informasi Maluku Utara Periode 2026–2030 Resmi Dilantik

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:16 WIT

Hari Kedua Reuni Akbar STEMAN Dipenuhi Semangat Kebersamaan Alumni Lintas Generasi

Senin, 4 Mei 2026 - 20:02 WIT

Wagub Malut Tekankan Sinergi Pelestarian Budaya dan Penanganan Infrastruktur Desa

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT