Kasus HIV Melonjak, Dinkes Halsel Perkuat Sosialisasi

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi

Foto : ilustrasi

Kasedata.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Halmahera Selatan mencatat peningkatan signifikan kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV)/AIDS dalam kurun waktu lima tahun terakhir, sejak 2020 hingga 2025 dengan total 185 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan, Asia Hasyim, menyebut Kasus HIV pada tahun 2020 sebanyak 19 kasus, 2021 sebanyak 19 kasus, 2022 meningkat menjadi 32 kasus, tahun 2023 tercatat 28 kasus, pada 2024 sebanyak 36 kasus, dan kembali meningkat pada tahun 2025 sebanyak 51 kasus.

“Bahwa tren peningkatan kasus HIV menunjukkan perlunya kesadaran dan peran aktif seluruh lapisan masyarakat dalam upaya pencegahan,” ungkap Asia di ruang kerjanya, Selasa (20/1/2026).

Menurut Asia, peningkatan jumlah kasus HIV dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang HIV/AIDS, perilaku berisiko, serta meningkatnya kegiatan skrining dan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tenaga medis.

“HIV bukan penyakit yang mudah menular melalui interaksi sosial biasa, namun lebih banyak disebabkan oleh perilaku berisiko seperti berganti-ganti pasangan seksual tanpa pengaman, penggunaan jarum suntik tidak steril, serta kurangnya kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin,” jelasnya.

Baca Juga :  Sekretariat PERHAPI Malut Diresmikan, Perkuat Konsolidasi Menuju TPT

Ia mengimbau masyarakat Halmahera Selatan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menghindari perilaku berisiko, khususnya berganti-ganti pasangan. Langkah ini penting untuk memutus mata rantai penularan HIV.

“Sebagai upaya pencegahan, Dinas Kesehatan Halmahera Selatan terus menggencarkan kegiatan sosialisasi dan edukasi terkait HIV/AIDS. Program ini menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk kelompok usia produktif, komunitas berisiko, serta lembaga pendidikan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

KNPI Malut Tunjuk Hamdan Halil sebagai Caretaker KNPI Halteng
Plt Kepala BPJN Malut Gerak Cepat Tinjau Sejumlah Infrastruktur
Wagub Malut Tekankan Sinergi Pelestarian Budaya dan Penanganan Infrastruktur Desa
Dorong Birokrasi Modern, Pemprov Malut Latih ASN Kuasai Artificial Intelligence
Soal HIPMI Malut, Senior Imbau Tak Lagi Berpolemik
Aliansi Mei Bergerak Demo Disperindag Ternate
Gubernur Malut Ultimatum OPD, Kinerja dan PAD 2026 Wajib Tercapai
DPD RI Serap Aspirasi Penyandang Disabilitas Ternate

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:00 WIT

KNPI Malut Tunjuk Hamdan Halil sebagai Caretaker KNPI Halteng

Senin, 4 Mei 2026 - 20:02 WIT

Wagub Malut Tekankan Sinergi Pelestarian Budaya dan Penanganan Infrastruktur Desa

Senin, 4 Mei 2026 - 19:44 WIT

Dorong Birokrasi Modern, Pemprov Malut Latih ASN Kuasai Artificial Intelligence

Senin, 4 Mei 2026 - 19:32 WIT

Soal HIPMI Malut, Senior Imbau Tak Lagi Berpolemik

Senin, 4 Mei 2026 - 16:57 WIT

Aliansi Mei Bergerak Demo Disperindag Ternate

Berita Terbaru

Ketua DPW PKB Malut, Jasri Usman [Foto : sukarsi/kasedata]

Politik

Hindari Konflik, PKB Malut Gelar UKK Calon Ketua DPC

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:15 WIT

Opini

Koperasi Merah Putih Simbol Besar Tanpa Fondasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:50 WIT