Prihatin, Nurjaya Kunjungi Siswa Korban Keracunan MBG

Kamis, 6 November 2025 - 15:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu anggota DPRD Kota Ternate, Nurjaya Hi. Ibrahim saat mengunjungi para siswa menjadi korban MBG di rumah sakit [Foto : Sukarsi/Kasedata]

Salah satu anggota DPRD Kota Ternate, Nurjaya Hi. Ibrahim saat mengunjungi para siswa menjadi korban MBG di rumah sakit [Foto : Sukarsi/Kasedata]

Kasedata.id – Dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa SD Negeri 65 Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate, pada Kamis (6/11/2025), menyita perhatian publik.

Insiden tersebut membuat pihak kepolisian langsung memasang garis polisi (police line) di dapur penyedia makanan bergizi gratis (MBG) di Kelurahan Kastela. Sementara itu, empat siswa SDN 65 ditambah satu siswa SDN Kelurahan Foramadiahi yang menjadi korban mendapat perawatan medis di RSUD Chasan Boesoirie Ternate.

Peristiwa ini turut mendapat perhatian langsung dari salah satu anggota DPRD Kota Ternate, Nurjaya Hi. Ibrahim yang juga politisi Partai Gerindra. Nurjaya langsung mengunjungi para siswa yang terdampak untuk memastikan kondisi mereka.

“Keracunan siswa SD Negeri 65 Jambula masih dalam batas wajar, hanya mengalami pusing dan mual, tidak sampai muntah,” ujar Nurjaya saat ditemui usai meninjau para siswa di RSUD.

Ia menambahkan berdasarkan latar belakangnya di bidang kesehatan, gejala yang dialami para siswa ini tidak menunjukkan tanda-tanda keracunan berat. Menurutnya, kemungkinan ada sebagian siswa yang mengalami reaksi alergi terhadap makanan disajikan.

“Siswa masih dirawat ini totalnya lima orang. Dokter hanya memberikan obat anti-keracunan, tidak ada yang sampai diinfus, jadi kondisi mereka relatif baik,” tambahnya.

Baca Juga :  Banjir di Halbar Surut, Infrastruktur Rusak, Ribuan Warga Mengungsi

Kepala Dapur SPPG Kelurahan Kastela, Ernawati, mengaku baru mengetahui informasi adanya siswa yang keracunan pada siang hari, dan langsung menuju RSUD Chasan Boesoirie untuk memastikan kondisi korban.

“Terkait police line di dapur SPPG Kastela, itu hanya untuk memastikan kelayakan makanan yang kami siapkan ke depan serta membatasi akses pihak luar agar tidak mengganggu proses pemeriksaan,” jelas Ernawati.

Ia menegaskan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dokter untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

“Kami masih menunggu hasil laboratorium untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab keracunan,” tutup Ernawati. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir
Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara
Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:16 WIT

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT PERHAPI, 500 Peserta Bakal Hadir

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:28 WIT

Tegang ! Progres Jalan Payahe–Dehepodo Dipertanyakan, Warga Datangi PT Intimkara

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT