Proyek Talud Desa Samat Halsel Berlanjut, Progres 70 Persen

Rabu, 29 April 2026 - 19:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi proyek pembangunan talud pantai di Desa Samat, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan. || dok : Ridal/Kasedata

Kondisi proyek pembangunan talud pantai di Desa Samat, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan. || dok : Ridal/Kasedata

Kasedata.id Pembangunan talud pantai di Desa Samat, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali digenjot setelah sempat “mandek” selama kurang lebih satu bulan.

Proyek yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan itu sebelumnya terhenti akibat ketiadaan operator ekskavator di lokasi, sehingga aktivitas penggalian tidak dapat berjalan.

Kini, pekerjaan kembali bergerak. Dari total panjang talud yang direncanakan mencapai 540 meter, progres pembangunan telah menyentuh sekitar 440 meter mendekati garis akhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Penanganan Darurat dan Logistik BPBD Halmahera Selatan, Sudarto, memastikan bahwa seluruh aktivitas di lapangan sudah kembali normal. Operator alat berat yang sebelumnya tidak berada di lokasi kini telah kembali, membuka jalan bagi kelanjutan pekerjaan yang sempat tertunda.

Baca Juga :  Mandek di Ujung Pekerjaan, Proyek Talud Desa Samat Jadi Sorotan

“Pekerjaan sudah kembali berjalan. Berdasarkan pemantauan terakhir sekitar sepekan lalu, progresnya sudah mencapai kurang lebih 70 persen dan saat ini terus berlanjut,” ujar Sudarto, Rabu (29/4/2026).

Tak ingin kendala serupa terulang, BPBD kini memperketat pengawasan. Pengecekan rutin terhadap kesiapan alat berat, termasuk ekskavator, serta ketersediaan tenaga kerja terus dilakukan agar proyek tidak kembali tersendat.

Baca Juga :  Anggaran 90 Persen, BPBD Halsel Kebut Pekerjaan Fisik

Pengawasan juga diperluas dengan melibatkan pemerintah desa setempat. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan setiap persoalan di lapangan bisa cepat terdeteksi dan segera ditangani.

“Keterlibatan pemerintah desa sangat penting, agar setiap kendala yang muncul bisa langsung dilaporkan dan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sudarto optimistis proyek talud tersebut dapat segera rampung, dengan catatan kondisi cuaca dan gelombang laut tetap bersahabat.

“Kami optimistis pekerjaan ini bisa selesai dalam waktu dekat. Harapannya, talud ini segera memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat pesisir,” tutupnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko
Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV
Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih
APBD-P Maluku Utara Tahun 2026 Tembus Rp 3,211 Triliun
Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino
Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut
Sebanyak 28 Pemegang Izin Tambang Maluku Utara Belum Kantongi RKAB
BPK Temukan Anggaran Rp 256 Juta Bermasalah di Disdik Halsel, Ini Rinciannya

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:07 WIT

Kodam Kie Raha Masuk Tahap Finalisasi, Gubernur Sherly Tinjau Lahan Eks Darko

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:08 WIT

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:06 WIT

Paskibraka Maluku Utara 2026 Resmi Dikukuhkan, 32 Putra-Putri Siap Kibarkan Merah Putih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIT

Semarak Kemerdekaan, PSI Ternate Gelar Turnamen Domino

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:46 WIT

Nilai 0,00 Buka Bobroknya Pengendalian Tata Ruang Dinas PUPR Malut

Berita Terbaru

Daerah

Perhapi Malut Perkuat Koordinasi Jelang TPT XXXV

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:08 WIT