Rakorda, Gubernur Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id — Gubernur Sherly Tjoanda, memaparkan capaian pertumbuhan ekonomi Maluku Utara (Malut) pada kuartal III tahun 2025 yang mencapai 39,1 persen, melampaui target ditetapkan dalam RPJMD.

Paparan tersebut disampaikan  Gubernur dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah (Rakorda) se-Kabupaten/Kota yang diselenggarakan Bappeda Provinsi di Hotel Sahid Ternate, Rabu (17/12/2025).

Forum tersebut dikelola Kepala Bappeda Sarmin S. Adam, sebagai momentum konsolidasi lintas pemerintahan dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah tahun 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah kepala daerah dari 10 Kabupaten/kota turut hadir diantaranya Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji, serta Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua. Sementara kepala daerah lainnya diwakili oleh wakil bupati dan sekretaris daerah.

Baca Juga :  Malut Perkuat Koperasi Merah Putih Lewat Seminar Nasional

Dalam paparannya, Gubernur Sherly menekankan capaian pertumbuhan ekonomi harus dibaca secara utuh tidak hanya dari sisi angka, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Capaian ini ditopang kontribusi signifikan dari sejumlah daerah. Tiga kabupaten bahkan mencatat pertumbuhan ekonomi pada kisaran 50 hingga 70 persen,” ujar Sherly.

Ia menyebut Kabupaten Halmahera Tengah memperoleh apresiasi nasional sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi sekaligus berhasil menurunkan angka kemiskinan dari dua digit menjadi satu digit.

Meski demikian, Sherly menegaskan capaian makro tersebut masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bersama-sama.

Saat ini, tingkat kemiskinan Maluku Utara berada di angka 5,8 persen. Sementara tingkat pengangguran terbuka tercatat 4,5 persen dan ditargetkan turun menjadi 4 persen pada 2026.

Baca Juga :  Fatayat NU Malut Perkuat Gerakan Anti-Bullying, Sasar Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Ternate

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga masih berada di angka 72 dan perlu terus didorong peningkatannya secara merata di seluruh wilayah,” jelasnya.

Gubernur juga menyoroti tantangan pembangunan di wilayah kepulauan di sektor pendidikan. Banyak sekolah di pulau-pulau kecil memiliki jumlah peserta didik terbatas dan ketergantungan tinggi pada tenaga guru honorer sehingga berdampak pada pembiayaan operasional.

“Tahun ini kita menerima 92 miliar untuk revitalisasi sekolah. Pada 2026, sebanyak 72 sekolah telah disetujui mendapatkan bantuan pusat. Tapi data sekolah harus jujur. Kalau tidak, justru tidak akan mendapatkan bantuan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Sukarsi Muhdar

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak
SRT 1 Tak Kunjung Rampung, Wagub Maluku Utara Tagih Komitmen Kontraktor
Revitalisasi BUMD Diuji, Pemprov Malut Bidik Mesin Baru PAD

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Rabu, 30 September 2026 - 13:40 WIT

Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah

Selasa, 29 September 2026 - 18:56 WIT

Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT