Selain Negeri, Pemprov Malut juga Sasar Sekolah Swasta Penerima BOSDA

Kamis, 7 Agustus 2025 - 18:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadikbud Maluku Utara, Abubakar Abdullah. || dok : kasedata.id

Kadikbud Maluku Utara, Abubakar Abdullah. || dok : kasedata.id

Kasedata.id Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara melaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah (NPH) dengan para kepala sekolah baik negeri maupun swasta.

Penandatanganan itu dengan tujuan memperluas kebijakan Bantuan Operasional Sekolah Daerah(BOSDA) tahun ajaran 2025-2026.

“Bantuan ini bukan hanya sekolah negeri tetapi menyasar ke 273 satuan pendidikan swasta, termasuk madrasah dan SMA kristen,” kata Plt Kadikbud Maluku Utara, Abubakar Abdullah, di Sofifi, Kamis (7/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abubakar menjelaskan bahwa perluasan program BOSDA ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara untuk menekan angka putus sekolah kelompok usia 15 tahun ke atas.

Baca Juga :  Kunjungi Kepulauan Joronga, Wakil Bupati Sampaikan Komitmen Agromaritim

“Program ini tidak hanya menjawab konsensus politik, tetapi juga menjalankan amanat konstitusi bahwa negara menjamin setiap warga untuk mendapatkan pendidikan yang merata,” ucapnya.

Kadikbud dihadapan para Kepsek juga menyampaikan Gubernur Serly Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe sangat berharap dengan adanya BOSDA itu sebagai intervensi pemerintah untuk membuka akses pendidikan seluas mungkin.

“Tahun ini total ada 273 sekolah swasta menerima BOSDA, terdiri atas 79 SMA swasta, 83 SMK Swasta, 12 SLB Swasta, 88 Madrasah Aliyah dan 11 SMA Kristen,” sebutnya.

Sementara itu, pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp 8.364.900.000, yang mencakup 24.595 siswa. Angka ini, menurut dia, jika di jumlahkan dengan penerima tahap 1 di sekolah negeri maka totalnya sebanyak 70.983 siswa penerima manfaat.

Baca Juga :  Realisasi Program Tiga OPD Kota Ternate Masih Terlambat

“Penerima tahap 1 sekolah negeri sejumlah 219 sekolah dengan total siswa 46.388 siswa. Sekarang total sekolah penerima manfaat baik negeri, swasta dan sekolah agama adalah 492 Sekolah,” rincinya.

Abubakar juga meminta pihak sekolah dapat berkomitmen untuk membebaskan peserta didik dari pungutan uang komite. Selain itu, dana BOSDA diharapkan dapat dikelola secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku. (*)

Penulis : Ilham

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai
Pemkot Ternate Bakal Serahkan Penghargaan untuk 62 Paskibraka
DPRD Malut Setujui Tambahan Anggaran TPP ASN Rp 92,3 Miliar, Pemprov Diminta Tepat Sasaran
80 Jemaah Umrah Diberangkatkan Pemprov Malut, Layanan hingga Uang Saku Ditanggung
Pemprov Malut Bangun 40 Rumah Masyarakat Adat O’Hongana Manyawa
21 Polisi Kena PTDH, GP Ansor Malut Apresiasi Ketegasan Kapolda
Sekolah Kedinasan Jadi Rebutan, 198 Peserta Malut Adu Strategi di Simulasi CAT
Nurcholis, Dokter Spesialis Saraf Pulang Mengabdi di Bumi Hibualamo

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:07 WIT

Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai

Selasa, 8 September 2026 - 13:48 WIT

Pemkot Ternate Bakal Serahkan Penghargaan untuk 62 Paskibraka

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIT

DPRD Malut Setujui Tambahan Anggaran TPP ASN Rp 92,3 Miliar, Pemprov Diminta Tepat Sasaran

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIT

80 Jemaah Umrah Diberangkatkan Pemprov Malut, Layanan hingga Uang Saku Ditanggung

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIT

21 Polisi Kena PTDH, GP Ansor Malut Apresiasi Ketegasan Kapolda

Berita Terbaru

Nuryadin Rachman

Daerah

Satu Tahun, Tugas Paskibraka Ternate Belum Usai

Selasa, 8 Sep 2026 - 14:07 WIT