RSUD Chasan Boesoirie Dukung Penuh UMMU Buka FKG

Rabu, 9 September 2026 - 17:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasedata.id – Rencana Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) membuka Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) kian mantap. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Chasan Boesoirie, bahkan disiapkan menjadi salah satu mitra strategis untuk mendukung penuh lahirnya pendidikan dokter gigi di Maluku Utara.

Dukungan disertai komitmen itu ditandai dengan penandatanganan MoU antara RSUD dr. H. Chasan Boesoirie dan UMMU yang berlangsung di Gedung Rektorat UMMU, Rabu (9/9/2026).

MoU bernomor 005.31/3638/RSUDChB/IX/2026 itu ditandatangani Direktur RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, dan Rektor UMMU, Prof. Dr. Ranita Rope.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja sama ini tidak sekadar menjadi dokumen kelembagaan. Bagi UMMU, keterlibatan RSUD Chasan Boesoirie merupakan bagian penting dalam mempersiapkan ekosistem pendidikan klinis yang dibutuhkan untuk mendukung pendirian FKG.

Sebagai rumah sakit rujukan utama dan terakreditasi, RSUD Chasan Boesoirie memiliki fasilitas serta sumber daya manusia yang dapat menunjang proses pendidikan, penelitian, dan pengembangan kompetensi calon tenaga kesehatan.

Direktur RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, mengatakan kolaborasi antara rumah sakit dan perguruan tinggi menjadi kebutuhan penting di tengah tuntutan layanan kesehatan yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Wagub Malut Warning Semua Pihak, Jangan Coba Intervensi SPMB 2026

Menurutnya, rumah sakit tidak dapat berjalan sendiri dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan sumber daya manusia tanpa dukungan dunia akademik.

“RSUD membutuhkan perguruan tinggi sebagai mitra riset, inovasi, dan peningkatan kualitas SDM. Sebaliknya, kampus memerlukan rumah sakit sebagai wahana praktik nyata,” ujar dr. Rosita.

Ia mengatakan, meski rumah sakit dan perguruan tinggi memiliki peran serta kekuatan yang berbeda, keduanya memiliki tujuan yang sama. Yakni membangun sumber daya manusia berkualitas dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Karena itu, Rosita berharap kerja sama yang telah disepakati segera diterjemahkan dalam program nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

“Harapannya, MoU ini tidak hanya berhenti diatas kertas, tetapi segera ditindaklanjuti dengan program-program konkret,” tegasnya.

Untuk mendukung rencana itu, RSUD Chasan Boesoirie menyatakan kesiapan menyediakan fasilitas dan tenaga ahli sesuai kebutuhan dan standar pendidikan kedokteran gigi yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga :  OGN 2026 Resmi Ditutup, Halteng Tegaskan Komitmen Pendidikan Numerasi

Sementara, Rektor UMMU Prof. Ranita Rope menyampaikan apresiasi atas dukungan RSUD Chasan Boesoirie terhadap rencana pembukaan FKG.

Ia menjelaskan, kerja sama dengan rumah sakit menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengajuan pendirian FKG kepada Kementerian Kesehatan.

“RSUD Chasan Boesoirie sebagai rumah sakit rujukan utama dan terakreditasi adalah pilihan tepat,” ujar Ranita.

Menurutnya, proses pengajuan FKG UMMU saat ini telah memasuki tahapan menunggu jadwal visitasi.

Artinya, kerja sama dengan RSUD Chasan Boesoirie menjadi bagian dari kesiapan UMMU menghadapi tahapan lanjutan menuju terwujudnya fakultas yang nantinya diharapkan dapat mencetak tenaga dokter gigi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Maluku Utara.

Kerja sama kedua institusi mencakup empat pilar Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

Selain itu, UMMU dan RSUD Chasan Boesoirie akan mengoptimalkan sumber daya manusia serta fasilitas yang dimiliki untuk membangun ekosistem pendidikan kesehatan lebih kuat di Maluku Utara. (*)

Penulis : Ani*

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Jadi Irup di SMA Halsel, Kadikbud Malut Sampaikan Amanat dalam Bahasa Makeang
Kadikbud Malut Usulkan Nama Pahlawan Nasional Zainal Abidin Syah Jadi Identitas SMA Negeri 1 Tidore
21.773 Siswa Ikuti TKA, Dikbud Malut Atasi Kendala Teknis di Hari Pertama
Dikbud Malut Wajibkan Bahasa Daerah Hadir dalam Upacara Sumpah Pemuda
Mubes Sosiologi UMMU, Ajak Mahasiswa Rawat Tradisi Intelektual
Jejak NU ke Mimbar Hari Santri, Aka Merajut Pesan untuk Generasi Masa Depan
Rabu Membaca di SMPN 1 Ternate, Perkuat Budaya Literasi Siswa
Kadikbud Malut dan Jajaran Jangkau 11 Sekolah di Taliabu, Sulitnya Akses Pendidikan Terungkap

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:28 WIT

Jadi Irup di SMA Halsel, Kadikbud Malut Sampaikan Amanat dalam Bahasa Makeang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:07 WIT

Kadikbud Malut Usulkan Nama Pahlawan Nasional Zainal Abidin Syah Jadi Identitas SMA Negeri 1 Tidore

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIT

21.773 Siswa Ikuti TKA, Dikbud Malut Atasi Kendala Teknis di Hari Pertama

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:13 WIT

Dikbud Malut Wajibkan Bahasa Daerah Hadir dalam Upacara Sumpah Pemuda

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:44 WIT

Mubes Sosiologi UMMU, Ajak Mahasiswa Rawat Tradisi Intelektual

Berita Terbaru