Sepanjang 2024, Bassam-Helmi Bangun 60 Rumah Warga Kurang Mampu

Kamis, 15 Mei 2025 - 22:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi

Foto : ilustrasi

Kasedata.id – Pemkab Halmahera Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Sepanjang 2024, pemerintah dibawah kepemimpinan Bupati Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin, (Bassam-Helmi), berhasil membangun 60 unit rumah untuk warga kurang mampu melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Rumah-rumah tersebut tersebar di 34 desa dan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 dengan total anggaran sebesar Rp1,7 miliar.

Program ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Upaya ini demi memberikan kehidupan lebih layak dan bermartabat bagi warga yang selama ini kurang beruntung.

Bupati Bassam Kasuba menegaskan, program itu secara khusus dirancang untuk menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, memastikan mereka mendapatkan rumah yang layak dan aman.

“Kami berharap program ini mampu meningkatkan kualitas hidup warga yang benar-benar membutuhkan. Ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah untuk rakyatnya,” ujar Bassam kepada media, Kamis (15/5/2025).

Baca Juga :  Kolaborasi Industri, Pemerintah, dan Warga Bangun Desa Kawasi Tangguh Bencana

Bassam juga menambahkan, tahun ini Pemkab Halmahera Selatan akan memperluas cakupan program RTLH ke desa-desa yang sebelumnya belum tersentuh, guna memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

“ Saya berharap program ini terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan menjadi langkah awal menuju pemerataan pembangunan yang sesungguhnya,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ridal Lahani

Editor : Sandin Ar

Berita Terkait

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa
Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat
Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak
Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah
Akademisi Dukung Langkah BKD Malut Evaluasi PPPK, Ini Alasannya
Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak
SRT 1 Tak Kunjung Rampung, Wagub Maluku Utara Tagih Komitmen Kontraktor
Revitalisasi BUMD Diuji, Pemprov Malut Bidik Mesin Baru PAD

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:49 WIT

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIT

Dugaan Pencemaran Nama Baik, DPRD Sula Periksa Kepala Inspektorat

Rabu, 30 September 2026 - 16:09 WIT

Dari Sampah Jadi Rupiah, Bank Sampah Kayu Merah Ternate Mulai Bergerak

Rabu, 30 September 2026 - 13:40 WIT

Malut Jadi Titik Serap Aspirasi, RUU Daerah Kepulauan Didorong Segera Sah

Selasa, 29 September 2026 - 18:56 WIT

Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM di Ngade, Aparat Diminta Bertindak

Berita Terbaru

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. || Foto : Kasedata.id

Daerah

Gubernur Sherly Dorong Linmas Jadi Garda Keamanan Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:49 WIT