Warga Tabona Kecewa Sikap Hamka Hasim, Akibat Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Rabu, 23 April 2025 - 14:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jalan rusak dan berlubang. || Doc : Ist

Ilustrasi jalan rusak dan berlubang. || Doc : Ist

Kasedata.id – Amarah warga RT 14 Kelurahan Tabona, Kecamatan Ternate Selatan, mulai memuncak. Pasalnya, jalan lingkungan yang dibangun secara swadaya itu tak kunjung diperbaiki pemilik alat berat (eksavator) Hamka Hasim.

Warga pun kecewa karena menganggap pemilik alat berat cuek dan enggan memperbaiki jalan tersebut sebagai upaya pengalihan tanggung jawab.

“Kami membangun jalan ini secara swadaya, sekarang jalan kami retak dan hancur.  Alat berat itu masuk keluar tanpa koordinasi,” ungkap seorang warga yang enggan menyebut namanya.

Sebelumnya, pihak Kelurahan juga telah menyiapkan ruang mediasi untuk penyelesaian masalah tersebut. Tetapi sampai memasuki pekan ketiga ini belum ada langkah perbaikan.

Menurut warga itu, pemilik alat berat Hamka Hasim sudah di konfirmasi dan mengaku telah menghubungi ST, salah satu ketua partai di Maluku Utara.

Baca Juga :  Menakar Standar Ideal Tata Kelola Lingkungan di Industri Pertambangan

“Saya sudah sampaikan ke pak ST, dan beliau akan menindaklanjuti. Untuk kepastian, silahkan tanyakan langsung ke pak ST,” ucapnya mengutip pembicaraan Hamka.

Ucapan pemilik alat berat ini, lanjutnya, menimbulkan kecurigaan warga setempat. Mereka menilai ada upaya pengalihan tanggung jawab, sehingga memicu kekecewaan warga.

“Kami warga RT 14 berharap agar jalan rusak segera diperbaiki. Jangan saling lempar tanggung jawab lagi,” pungkas warga itu. (*)

Penulis : Hairun Hamid

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Akademisi Tambang Apresiasi Penertiban Galian C Ilegal di Maluku Utara 
Program Vokasi Pelita Harita Nickel Latih 40 Pemuda Pulau Obi 
Polisi Bidik Dugaan Tambang Ilegal Anak Perusahaan Harum Energy di Haltim
Tindaklanjuti Arahan Bupati, Kecamatan Kayoa Gelar Jum’at Bersih di Seluruh Desa
Menakar Standar Ideal Tata Kelola Lingkungan di Industri Pertambangan
Pemkab Halsel Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berbasis Desa
PKSDA : PT Smart Marsindo Patuhi Regulasi dan Tata Kelola Pertambangan
Kolaborasi Industri, Pemerintah, dan Warga Bangun Desa Kawasi Tangguh Bencana

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:29 WIT

Akademisi Tambang Apresiasi Penertiban Galian C Ilegal di Maluku Utara 

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:47 WIT

Program Vokasi Pelita Harita Nickel Latih 40 Pemuda Pulau Obi 

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:11 WIT

Polisi Bidik Dugaan Tambang Ilegal Anak Perusahaan Harum Energy di Haltim

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:12 WIT

Tindaklanjuti Arahan Bupati, Kecamatan Kayoa Gelar Jum’at Bersih di Seluruh Desa

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:07 WIT

Menakar Standar Ideal Tata Kelola Lingkungan di Industri Pertambangan

Berita Terbaru

Ketua Panitia, Dr. Fachria Yamin Marasabessy [Foto : sukarsi/kasedata]

Pendidikan

UT Maluku Utara Gelar OSMB dan PKBJJ Mahasiswa Baru

Sabtu, 21 Feb 2026 - 23:21 WIT

Plt BPKAD, Farid Husen

Daerah

Pemkab Halsel Tunggu Juknis untuk Cairkan THR  

Jumat, 20 Feb 2026 - 21:54 WIT

Daerah

Ramadan, Harga Ayam di Halmahera Selatan Naik

Kamis, 19 Feb 2026 - 20:47 WIT