Merasa Dicemarkan, Mantan Koordinator PKH Ternate Laporkan ke Polisi

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Koordinator PKH Kota Ternate, Fitria Rindengan, saat melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik ke Polres Ternate [dok : Iin Afriyanti/kasedata]

Mantan Koordinator PKH Kota Ternate, Fitria Rindengan, saat melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik ke Polres Ternate [dok : Iin Afriyanti/kasedata]

Kasedata.id – Mantan Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Ternate, Fitria Rindengan, melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik ke Polres Ternate, Kamis kemarin (4/6/2026).

Laporan itu dilakukan setelah Fitria atau Ria merasa dirugikan atas informasi yang menyebut dirinya diduga melakukan pemotongan dana bantuan PKH senilai 35 juta.

Ria menegaskan tuduhan itu fitnah dan tidak berdasar. Dana sebesar 35 juta yang menjadi polemik itu padahal akumulasi transaksi bantuan yang masuk ke rekening penerima manfaat dalam beberapa tahun terakhir bukan hasil pemotongan dana bantuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada wartawan, Ria menjelaskan saat dirinya mengetahui informasi itu setelah menerima tautan berita yang dikirimkan oleh rekan kerjanya pada 20 Mei 2026.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Identitas Mayat yang Ditemukan di Pantai Falajawa Ternate

“Setelah membaca berita itu saya sangat bingung karena saya tidak pernah melakukan hal yang dituduhkan kepada saya. Kemudian saya langsung menghubungi atasan saya untuk meminta penjelasan terkait persoalan itu,” kata Ria.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Koordinator PKH Kota Ternate Nakhir Safi, bahwa Irwan Abdul Hamid bersama kliennya Saidah Arsad, dan Pendamping PKH Kelurahan Jambula Fitria Bahar, telah melakukan pengecekan buku tabungan penerima bantuan.

Dari hasil pengecekan itu, kata Ria, ditemukan ada dana sebesar 35 juta yang masuk ke rekening penerima manfaat. Setelah dilakukan pencetakan rekening koran dan konfirmasi ke pihak bank, diketahui bahwa nominal itu merupakan akumulasi transaksi bantuan dari beberapa tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Kasus Rudapaksa Siswi SMP Jadi Atensi IMM Halsel

“Menurut penjelasan dari pihak BRI, dana 35 juta itu merupakan akumulasi transaksi beberapa tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ria mengaku keberatan karena namanya dikaitkan dalam dugaan pemotongan dana bantuan 35 juta itu tanpa adanya bukti yang jelas.

Ia mengungkapkan, sebelumnya telah berupaya menyelesaikan persoalan itu secara baik-baik dengan mendatangi Polsek Jambula untuk bertemu dengan Irwan Abdul Hamid dan Saidah Arsad.

Dalam pertemuan itu, Ria meminta bukti atas tuduhan yang diarahkan kepadanya. Namun, tidak ada bukti yang ditunjukkan.

“Saat itu saya juga memberikan waktu dua hari untuk dilakukan klarifikasi, namun tidak ada respons,” katanya.

Merasa nama baiknya telah dirugikan, Ria akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan kasus itu ke Polres Ternate. (*)

Penulis : Iin Afriyanti

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ratusan Polisi Amankan Pengukuran Lahan TKBM, Warga Ternate Protes
Polisi di Ternate Bongkar Pengiriman Miras dari Sofifi
Perkara Dana Desa, PTUN Ambon Tolak Gugatan Mantan Kades Pohea
DJP dan Polisi Bongkar Jaringan Meterai Ilegal, Cegah Potensi Kerugian Negara 1 Triliun
Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi
Longboat Baku Tabrak di Taliabu, Satu Korban Hilang
Dugaan Korupsi, Eks Bupati Pulau Taliabu Resmi Ditahan 
Kantor Ombudsman Dibobol Maling, Polres Ternate Selidiki

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:34 WIT

Ratusan Polisi Amankan Pengukuran Lahan TKBM, Warga Ternate Protes

Kamis, 10 September 2026 - 23:17 WIT

Polisi di Ternate Bongkar Pengiriman Miras dari Sofifi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:51 WIT

Perkara Dana Desa, PTUN Ambon Tolak Gugatan Mantan Kades Pohea

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:11 WIT

DJP dan Polisi Bongkar Jaringan Meterai Ilegal, Cegah Potensi Kerugian Negara 1 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:33 WIT

Dua Kali Mangkir, Kepsek SDN 84 Halsel Penuhi Panggilan Polisi

Berita Terbaru

Pendidikan

Dari Landmark Ternate, KaderMU-26 Resmi Dilepas

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:19 WIT

Letkol Lotus Malino Sihombing/Inisiatif pembantukan pengurus PGSI Maluku Utara yang berlangsung di Cafe Jarod Ternate [dok : kasedata.id]

Olahraga

Mantan Atlet Gulat Nasional Bawa Spirit Bentuk PGSI Malut

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:21 WIT